Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024

2019, Target Dua Ribu Warga Krayan dan Kayan Hilir Terlayani

- Apahabar.com     Selasa, 22 Januari 2019 - 13:17 WITA

2019, Target Dua Ribu Warga Krayan dan Kayan Hilir Terlayani

Izin penerbangan ke wilayah perbatasan habis, pesawat perintis Air Born kembali macet melayani penerbangan ke wilayah perbatasan Kecamatan Krayan. Pesawat perintis merupakan satu satunya moda transportasi yang bisa menjangkau Kecamatan Krayan yang berada di wilayah perbatasan. Foto-KOMPAS.com/SUKOCO

apahabar.com, TANJUNGSELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mulai jemput bola dalam pelayanan masyarakat perbatasan dan wilayah terpencil, seperti di Krayan dan Kayan Hilir.

Tahun ini, pemerintah menargetkan sebanyak dua ribu masyarakat di dua kabupaten tersebut dapat terlayani maksimal.

Pelayanan, mencakup administrasi kependudukan bagi masyarakat di daerah pedalaman, terpencil dan perbatasan. Di Kalimantan Utara, program ini akan dilanjutkan kembali pada tahun ini.

Bahkan, cakupan wilayah, untuk program yang dinamai Si Pelandukilat atau Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan untuk wilayah perbatasan ini, akan lebih diperluas.

“Program layanan melalui sistem jemput bola ini supaya memberikan pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil bagi masyarakat yang selama ini kesulitan akses transportasi,” jelas Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dikutip dalam lama resmi Pemprov Kaltara, hari ini.

Baca Juga: Inflasi, TPID Kaltara Usulan Pembentukan BUMD Pangan

Program yang digagas Disdukcapil Kaltara ini, dilakukan sebagai upaya memberikan pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil bagi masyarakat yang selama ini kesulitan akses transportasi.

Mengawali program tersebut, dalam waktu dekat nanti bakal dilaksanakan di Krayan, Kabupaten Nunukan dan Kayan Hilir, Kabupaten Malinau.

Adapun target yang diusung mencakup pelayanan mencapai 2.000 orang, meliputi pelayanan perekaman e-KTP, akta nikah, akta kelahiran, Kartu Keluarga, hingga akta kematian.

Sebelumnya, Irianto tak menampik jika Kaltara masih terdapat daerah perbatasan di yang belum tersentuh program pelayanan kependudukan lewat jemput bola ini, seperti di Krayan Timur dan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan. Kemudian untuk di Malinau, di Kayan Hilir.

“Untuk Kayan Hilir, dari beberapa desa ada yang pernah dilayani, karena waktu itu pernah dilaksanakan di Kayan Hulu. Untuk Kayan Hulu, sisa Desa Nawang Baru yang belum tersentuh,” ujarnya.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Naik, Kaltara Bersurat ke Pusat

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltara

Keluarga Mahasiswa asal Kaltara: Terima Kasih Pak Jokowi
apahabar.com

Kaltara

PLTS untuk 6 Desa Terisolir

Kaltara

Aniaya Anggotanya, Kapolda Kaltara Resmi Copot Kapolres Nunukan
apahabar.com

Kaltara

2019, Dana Desa untuk Kaltara Naik Jadi Rp 463,268 Miliar
Tarakan

Kaltara

Tak Perlu Uang Kembalian, BI Dorong Transaksi QRIS di Perbatasan Malaysia
apahabar.com

Kaltara

Manipulasi Absensi, Gubernur Kaltara Tegur ASN Nakal
apahabar.com

Kaltara

Jokowi Bagi-Bagi Sertifikat ke Warga Kaltara: Boleh “Disekolahkan”
apahabar.com

Kaltara

Gagas Toko Indonesia di Sebatik, Daerah Alokasikan Rp 8,5 M
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com