Terombang-ambing di Selat Makassar, Pria Sulawesi Berhasil Selamat Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita Banjir Hantakan HST Rengut Nyawa Balita, Lebih Lima Desa Terendam Pantas GR86 Jadi Primadona di GIIAS 2022, Berapa Harganya? Akhirnya, Truk Pertamina yang Terbalik di Martapura Berhasil Dievakuasi
agustus

34,5% Mahasiswa Jakarta Berpikir Bunuh Diri, Ini Kata Suicidolog

- Apahabar.com     Minggu, 20 Januari 2019 - 18:13 WITA

34,5% Mahasiswa Jakarta Berpikir Bunuh Diri, Ini Kata Suicidolog

Ilustrasi.Foto-thinkstock

apahabar.com, JAKARTA – Berdasarkan kajian, kecenderungan bunuh diri terdapat pada kalangan kaum muda terpelajar. Mahasiswa di Jakarta disebutnya punya pikiran untuk bunuh diri. Ini perlu menjadi perhatian.

Benny Prawira Siauw, Suicidolog sekaligus Kepala Koordinator Into The Light, kelompok pemerhati pencegahan bunuh diri, menjelaskan hal ini kepada detikcom di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan.

Menurut penelitian Benny terhadap mahasiswa di Jakarta dan Yogyakarta, terdapat perbedaan angka pemikiran bunuh diri. Jakarta jauh lebih tinggi dari Yogyakarta dalam hal pemikiran berbahaya ini.

Baca Juga: 35 Titik Percetakan Surat Suara Diamankan Polisi

“Tesis saya menemukan 34,5% mahasiswa 18 sampai 24 tahun di Jakarta ini punya pemikiran suicidal dalam satu tahun terakhir,” kata Benny yang saat ini tengah menyelesaikan penelitian di Magister Psikologi Sosial Kesehatan Unika Atma Jaya ini.

Adapun angka pemikiran bunuh diri di Yogyakarta ditemukannya lebih kecil, yakni 6%. Respondennya adalah mahasiswa usia 18 hingga 24 tahun di kedua kota itu. Ada 284 responden yang berpartisipasi. Dia menyoroti angka pemikiran bunuh diri mahasiswa Ibu Kota.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 5,2 Terjadi di Sangihe Sulut

“Itu bukan angka yang rendah untuk pemikiran bunuh diri. Bayangkan, 34,5% dalam satu tahun terakhir,” kata Benny.

Sebagai perbandingan, sebelumnya pernah pula ada penelitian regional Asia Tenggara yang dilakukan Karl Peltzer dan kawan-kawan tahun 2016, terbit di Journal of Psychiatry, tentang perilaku bunuh diri mahasiswa di enam negara ASEAN.

Mereka mensurvei 4.675 mahasiswa S1 dari Kamboja, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam, termasuk dari Indonesia. Umur responden adalah 18 hingga 30 tahun, dan rata-rata berusia 20,6 tahun. Di Indonesia, mereka mengambil 231 responden dari mahasiswa-mahasiswa yang menuntut ilmu di Yogyakarta.

Hasilnya, angka pikiran untuk melakukan bunuh diri dari mahasiswa di sejumlah negara ASEAN itu mencapai 11,7%. Sedangkan angka percobaan bunuh diri sebesar 2,4%.

Responden dari Indonesia (Yogyakarta) menunjukkan angka pikiran bunuh diri 6,9%, terendah ketimbang mahasiswa-mahasiswa di kota lain di ASEAN. Angka pikiran bunuh diri tertinggi ada di Myanmar dengan 16,3%.

Baca Juga: Terkait Pemberian Hibah dan Bansos, Apkasi Dukung Penuh Permendagri 13/2018

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ketum BPP Hipmi, Mardani H Maming Siap Bangun Karakter Anak Muda
apahabar.com

Nasional

Karhutla, AMAN dan Walhi Kecam Penangkapan Peladang Lokal di Kalimantan
Covid-19

Nasional

Kasus Kematian Capai Puluhan Ribu, Satgas Ingatkan Covid-19 Bukan Konspirasi
apahabar.com

Nasional

Kronologis Oknum Polisi Mabuk di Bulukumba Sulsel Nekat Todong Kapolsek dengan Pistol
apahabar.com

Nasional

Jasad Begal Sapi Tiba di Banjarmasin, Polisi Masih Bungkam
apahabar.com

Nasional

Raja dan Ratu Belanda Kembalikan Keris Dipanegoro ke Jokowi
apahabar.com

Nasional

Desak Kemenag Gunakan Rupiah Untuk Haji 2019
Maruf Amin

Nasional

Belajar Daring Tak Efektif, Ma’ruf Minta PTM Dipercepat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com