Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin Resmi, Gugatan Anandamu Tunda Kemenangan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik Jelang Idulfitri, Disdag Banjarbaru Jamin Harga Bapokting Aman

Ada Apa dengan KPU Kalsel? Pengamat: Ini Tidak Wajar!

- Apahabar.com Rabu, 23 Januari 2019 - 18:53 WIB

Ada Apa dengan KPU Kalsel? Pengamat: Ini Tidak Wajar!

Kantor KPU Kalsel. Foto-Humas Polda Kalsel

apahabar.com, BANJARMASIN – Diduga ada yang tak beres di internal Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel. Hingga Edy Ariansyah pun harus turun tahta dari jabatannya sebagai Ketua KPU Kalsel.

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Setia Budhi melihat ada yang tak wajar hal itu terjadi di KPU. Apalagi kinerja umur penyelenggara Pemilu di daerah ini baru seumur jagung.

“Ketua KPU dipilih pada pleno di Jakarta. Itu artinya dari proses diawal sudah ada rekam jejak masing masing anggota. Jadi saya melihat tidak wajar ada rotasi jabatan, apalagi itu pada pada level ketua,” ujarnya kepada apahabar.com.

Komisioner KPU sejatinya mempunyai peran kolektif dalam segala bidang.”Harusnya semua saling melengkapi,” tekan dosen FISIP ULM ini.

Baca Juga: UNBK SMP Sederajat 2019 100 Persen

Dia menduga ada alasan tertentu yang sangat penting dari turunnya kedudukan Edy Ariansyah. Kalau memang ada problem internal, ia menyarankan diselesaikan. Bisa juga dimediasi melalui dewan kehormatan penyelengara Pemilu.

“KPU menjadi bagian penting suksesnya pemilu yang jujur dan adil (jurdil). Mestinya mereka bisa menyelesaikan masalah sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, akademisi ULM dan pengamat politik Andi Tenri Sompa menerangkan bahwa pergantian pengurus interen komisioner itu tidak akan berpengaruh. Karena prinsipnya semua anggota punya kewenangan yang sama.”Jika dalam prosesnya dianggap perlu pergantian ketua, saya kira bukan hal yang perlu dirisaukan,” katanya.

Menurutnya, hal utama yang patut diantisipasi adalah peran aktif masyarakat dalam pelaksanaan pemilu yang semakin dekat.”Dengan model pemilu yang belum pernah kita lakukan yaitu serentak Pilpres dan Pileg, jangan sampai ada bagian yang terabaikan dan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” harapnya.

Oleh karenanya, perihal pergantian ketua KPU Kalsel patut dihargai sebagai keputusan internal KPU Kalsel.

Baca Juga: ‘Digoyang’ Komisioner KPU, Edy Ariansyah Turun Tahta

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

asyarakat Banua Asam Swadaya Lawan Corona

Kalsel

Masyarakat Banua Asam Swadaya Lawan Corona
apahabar.com

Kalsel

Saat Hafidz Cilik, Anak Tukang Servis di Kotabaru Taklukkan Surah An-Naba
apahabar.com

Kalsel

Dua Jenis Durian HST Sabet Juara Festival di Kiram Park
apahabar.com

Kalsel

Ajak ke Haul Guru Sekumpul, Wali Kota Banjarmasin juga Minta CCTV Terminal Pal 6 Dipasang
Tanah Laut

Kalsel

Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir
apahabar.com

Kalsel

Jukir Gorok Leher Sendiri Itu Sempat Berebut Pisau Dengan Anaknya
apahabar.com

Kalsel

MUI HST Evaluasi Imbauan Beribadah di Tengah Mewabahnya Corona

Kalsel

AMAN HSS Pertanyakan Jabatan Plt Damang Dayak Meratus Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com