Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Ada Apa, Jutaan Jangkrik dan Belalang “Menginvasi” Makkah

- Apahabar.com Jumat, 11 Januari 2019 - 21:42 WIB

Ada Apa, Jutaan Jangkrik dan Belalang “Menginvasi” Makkah

Ket foto: Jutaan jangkrik keluar dari lubang bawah tanah di sekitar Masjidil haram.Foto-net

apahabar.com, MAKKAH – Telah terjadi sebuah fenomena langka di Masjidil Haram, kota suci Makkah, Arab Saudi. Jutaan jangkrik dan belalang entah dari mana datangnya “menginvasi” Masjidil Haram dan rumah-rumah warga.

Diberitakan media Gulf Business, fenomena mengejutkan itu terjadi sepanjang pekan ini. Sebelumnya, video dan foto jutaan jangkrik dan belalang di Masjidil Haram telah ramai dibagikan di media sosial.

Dalam video-video tersebut, terlihat jangkrik-jangkrik dan belalang berwarna hitam itu berada di lantai, tembok, dan tiang masjid. Bahkan banyak jangkrik itu yang merayap ke pakaian para jemaah.

Bunyi suara jangkrik terdengar nyaring dalam salah satu video. Seakan tidak terganggu dengan keberadaan jangkrik-jangkrik, beberapa jemaah masih terlihat duduk-duduk di lantai masjid.

Menurut seorang jemaah seperti dikutip media Arab, The National, Selasa (8/1) lalu, jangkrik memenuhi Masjidil Haram, bahkan sampai ke dekat Kakbah.

apahabar.com

Jutaan jangkrik keluar dari lubang bawah tanah di sekitar Masjidil haram.Foto-net

“Pada Sabtu malam saya salat di Masjidil Haram dan serangga di mana-mana, masjid seperti mengundang mereka, tidak hanya di pekarangan, bahkan di sekitar Kakbah,” kata warga, Abdulwhab Soror, 64.

“Saya telah hidup di Makkah seumur hidup dan tidak pernah menyaksikan hal seperti ini,” lanjut dia.

Jacky Judas, penasihat masalah lingkungan di WWF dan lembaga pelestari alam Emirates Nature, juga mengaku terkejut dengan fenomena ini. Dia tidak tahu pasti penyebabnya.

“Mungkin mereka lolos dari kandang peternakan jangkrik dan menyebar dalam jumlah besar, atau mungkin ada kondisi khusus yang mendorong peningkatan jumlah dan perkembangbiakan mereka. Tapi saya tidak tahu pasti,” kata Judas kepada The National.
Warga mengeluhkan keberadaan serangga-serangga itu. Suara jangkrik yang berisik dianggap mengganggu tidur warga.

Baca Juga: Jemaah Umrah Indonesia, Keluhkan Perekaman Biometrik Ulang di Saudi

Dikutip dari kumparan.com, Pemerintah Kota Makkah membenarkan fenomena tersebut. Dalam pernyataannya, Pemkot Makkah menyebut serangga-serangga itu sebagai “belalang hitam” dan mengatakan jutaan jangkrik dan belelang itu dalam tahap migrasi.

apahabar.com

Jutaan jangkrik keluar dari lubang bawah tanah di sekitar Masjidil haram.Foto-net

Untuk membersihkan serangga-serangga tersebut, Makkah membentuk 22 tim yang terdiri dari 138 orang untuk membasminya. Mereka membawa sekitar 111 alat pembasmi.

Dalam berbagai foto dan video yang beredar, tim ini menyemprotkan asap di Masjidil Haram dan sekitarnya sehingga membuat jangkrik-jangkrik itu mati. Sementara petugas lainnya menyapu bangkai-bangkai serangga itu.

“Kami fokus di tempat-tempat reproduksi dan berkembang biak serangga, selokan, dan sumber air terbuka di lapangan sekitar Masjidil Haram dan seluruh toilet di masjid,” ujar pernyataan Pemerintah Kota Makkah.

Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

PM Inggris: Kemarahan Atas Kematian Floyd Tidak Dapat Diabaikan
apahabar.com

Internasional

Prancis dan Italia Diterjang Badai Mematikan: Ribuan Rumah Rusak, 2 Tewas, 30 Hilang
apahabar.com

Internasional

Gempa dan Tsunami di Turki: 39 Orang Tewas, 800 Luka-Luka
apahabar.com

Internasional

WHO Akui Bukti Baru Covid-19 Menyebar Lewat Partikel di Udara
apahabar.com

Internasional

10 Ribu Orang Turun ke Jalan Tuntut Kebebasan Pers
apahabar.com

Internasional

Duh, Kasus Covid-19 di AS Tembus Angka 2 Juta Lebih
apahabar.com

Internasional

Update Covid-19 Global: Tembus 7 Juta Positif, 400 Ribu Orang Meninggal
apahabar.com

Internasional

Jejak Buaya Purba Ditemukan di Korea, Fakta Baru Tunjukkan Mereka Berjalan dengan Dua Kaki
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com