ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Nasional

Selasa, 1 Januari 2019 - 14:26 WIB

Ada yang Sebar Hoax Gelombang Besar Hantam Sabang Aceh

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi.foto-dok.detikcom

Ilustrasi.foto-dok.detikcom

apahabar.com, SABANG – Wali Kota Sabang, Nazaruddin meminta penyebar video bohong atau hoaxs terkait badai dan gelombang besar di Pulau Rubiah, Aceh, segera ditangkap. Sebab hoax itu sangat meresahkan.

“Kita minta pihak Kepolisian menangkap penyebar video hoaks gelombang besar dan badai di Pulau Rubiah,” kata Nazaruddin melalui Kepala Bagian Umum dan Humas, Bahrul Fikri di Sabang sebagaimana dilansir Antara, Selasa (1/1/2019).

Dia menyampaikan bahwa video bohong gelombang besar dan badai tersebut disebarluaskan media sosial (medsos).

Baca juga :  Gilang Bungkus Tidak Dijerat Pasal Pencabulan

Baca Juga: 8 Jenazah Korban Tsunami Banten Belum Teridentifikasi

“Kita berharap pihak Kepolisian segera mengusut dalang penyebar video hoaks tersebut. Video hoaks itu sangat merugikan daerah,” ujar dia.

Menurut dia, video badai dan gelombang besar itu sebenarnya terjadi beberapa pekan lalu tepatnya di Pantai Jungkat Beach, Kalimantan Barat (Kalbar).

“Sejak bulan Desember 2018 kondisi laut di Sabang sangat bersahabat dan tidak ada gelombang besar maupun badai,” katanya.

Dia menyatakan, video bohong tersebut bisa berdampak terhadap kunjungan wisatawan nusantara ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Objek wisata yang sering dikunjungi para wisatawan asing dan lokal ketika berlibur ke Sabang meliputi hamparan pantai pasir putih di Pulau Rubiah, Iboih dan Sumur Tiga.

Baca juga :  Update Covid-19 Indonesia: Positif Jadi 125.396, Sembuh 80.952 Orang

Lokasi wisata bahari tersebut menghadap langsung ke Samudera Hindia dan Selat Malaka. Selain itu wisata domestik dan nusantara juga mengunjungi destinasi wisata seperti Benteng-Benteng Jepang.

Baca Juga: Kampung Adat Sukabumi Masuk Zona Rentan Gerakan Tanah

Sumber: Detiknews
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Tes SKD CPNS Mulai Digelar Serentak
apahabar.com

Nasional

Lima Pasien Covid-19 Tewas Terpanggang di Bangladesh
apahabar.com

Nasional

Daftar Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Negara
apahabar.com

Nasional

Kondisi 2 Pasien Positif Virus Corona di RSPI Membaik
apahabar.com

Nasional

Ekonomi Jeblok, Presiden Bertekad Pacu Pariwisata
apahabar.com

Nasional

PLO Kukuh Tolak Pengakuan Israel sebagai Negara
apahabar.com

Nasional

Lagu “Kemarin” Menggambarkan Situasi Seventeen Sekarang
apahabar.com

Nasional

Postingan Terakhir Bani Seventeen, “Hore bapakku pulang..,” Viral di Medsos
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com