Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Akreditasi PAUD Kabupaten Banjar Lebihi Target

- Apahabar.com Jumat, 4 Januari 2019 - 15:00 WIB

Akreditasi PAUD Kabupaten Banjar Lebihi Target

Suasana Bermain PAUD Permata 2 SKB Kabupaten Banjar. Foto- apahabar.com/Reza

apahabar.com, MARTAPURA – Sebanyak 109 Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sudah terakreditasi di 2018. Hal itu melebihi dari target awal 39 dari 496 satuan PAUD di Kabupaten Banjar.

Tercatat dari data yang ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar sebanyak 496 yang terdaftar di Dapodik, satuan PAUD masih 387 yang belum terakreditasi.

“Target awal hanya 39, tapi setelah akhir tahun ternyata melebihi target ini tidak lepas dari kemandirian dari Lembaga PAUD nya sendiri,” ungkap Kabid Bina PAUD, Pendidikan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Dr Erny Wahdini kepada Wartawan Apahabar.com, Jumat (4/1) siang.

apahabar.com

Dr Erny Wahdini, Kabid Bina PAUD, Pendidikan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar. Foto-apahabar.com/Reza

Erni Wahdini juga mengatakan, memang masih banyak yang belum terakreditasi, karena memang terkendala dari kurangnya satuan PAUD yang memenuhi dari delapan standar yang sudah di tetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

“Adapun dari delapan standar itu, yaitu standar tingkat pencapaian perkembangan anak, standar isi, standar proses, standar penilaian, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan dan standar pembiayaan,” jelasnya.

Baca Juga: Tahun 2019, Pemko Fokus Penyelesaian RS Sultan Suriansyah

Diakui Erny, untuk lembaga PAUD di Kabupaten Banjar kesulitan dalam memenuhi standar pendidik dan tenaga kependidikan, mengingat banyak pendidik PAUD yang masih belum berkualifikasi pendidikan S1.

“Memang untuk tenaga pendidikan saat ini masih banyak yang kurang memenuhi standar, diutamakan untuk berkualifikasi pendidikan S1,” pungkas Erni.

Reporter: Reza Rifani
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kisah Jemaah Kotabaru Melawan Sakit Demi ke Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Guru Zuhdi Tutup Usia, PWNU Kalsel Instruksi Warga Nahdliyyin Salat Gaib di Rumah

Kalsel

AMAN HSS Pertanyakan Jabatan Plt Damang Dayak Meratus Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Epidemiologi Kalsel Butuh 2,5 Bulan Lagi untuk Konfirmasi Kasus Covid-19
Puluhan Rumah Gunung Sari Difogging dan Didisinfektan Sekaligus

Kalsel

Puluhan Rumah Gunung Sari Difogging dan Didisinfektan Sekaligus

Kalsel

Dini Hari, Pria Bawa Sajam Mengamuk di Banjarmasin Barat
apahabar.com

Kalsel

Selesai Bertugas di HSS, Para Pengajar Muda Pamit
apahabar.com

Kalsel

Pedemo Ngotot Bertahan, Ketua DPRD Kalsel Bertolak ke Istana Negara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com