Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Apple Kehilangan Rp814 Triliun dalam Sehari

- Apahabar.com Jumat, 4 Januari 2019 - 21:11 WIB

Apple Kehilangan Rp814 Triliun dalam Sehari

Awal tahun 2019 masih tak bersahabat buat Apple. Foto-Gettyimages

apahabar.com, JAKARTA – Awal tahun 2019 masih tak bersahabat buat Apple. Setelah harus mengumumkan turunnya proyeksi pendapatan untuk kuartal pertama tahun 2019, kini saham dan valuasi Apple ikut terjun bebas.

Dilansir detikINET dari CNBC, Jumat (4/1/2019), nilai saham Apple terjun bebas mencapai hampir 10% dibandingkan dengan hari Kamis (3/1), setelah CEO Apple Tim Cook mengumumkan turunnya proyeksi pendapatan.

Nilai saham Apple menjadi USD142,19 per saham saat pasar ditutup dan merupakan nilai terendah sejak bulan Juli 2017.

Turunnya nilai saham Apple juga berimbas kepada nilai valuasinya. Perusahaan yang berbasis di Cupertino, AS ini terpaksa kehilangan USD57 miliar (Rp814 triliun). Ini menjadikan perusahaan yang sebelumnya sempat memiliki nilai valuasi mencapai USD 1 triliun sekarang “hanya” memiliki valuasi di bawah USD700 miliar.

Hal ini menjadikan Apple menempati posisi keempat di peringkat perusahaan publik paling bernilai.

Padahal hanya dua bulan yang lalu mereka menempati posisi teratas. Kini posisi Apple berada di bawah Microsoft, Amazon, dan perusahaan induk Google, Alphabet.

Sejak menjadi perusahaan pertama yang memiliki market cap sebesar USD1 triliun tahun lalu, valuasi Apple memang terus turun.

Pada puncaknya, Apple memiliki valuasi sebesar USD1,1 triliun. Tapi sejak itu mereka telah kehilangan sekitar USD 450 miliar.

Baca Juga: Resmi Dirilis, Ini Harga Oppo R17 Pro Nyaris Rp10 Juta

Kemalangan Apple di awal tahun ini merembet ke mitra suplai mereka. Seperti AMS, perusahaan yang membuat sensor pengenal wajah untuk iPhone X.

Perusahaan asal Austria tersebut terkena efek domino dan kehilangan 20% dari market cap mereka.

Apple sendiri sudah menurunkan proyeksi pendapatan mereka dari sekitar USD89 miliar hingga USD93 miliar menjadi USD84 miliar.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti menurunnya permintaan terhadap iPhone, ekonomi China yang melemah akibat perang dagang, hingga program penggantian baterai iPhone yang semakin murah.

Sumber: Detik.com
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Jelang Akhir Tahun, Harga Telur dan Bawang Mulai Naik di Banjarbaru
apahabar.com

Ekbis

Bupati Tabalong Inginkan Kalsel Miliki Kilang Minyak Mini
apahabar.com

Ekbis

Sepanjang 2019, Harta Bos Facebook Terpantau Melonjak
apahabar.com

Ekbis

Gapki Tepis Isu Perusahaan Sawit Rusak Ekosistem
apahabar.com

Ekbis

CSR Telkomsel Siap Akselerasi Pembangunan Masyarakat Digital Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Gara-gara Corona, AirAsia Indonesia PHK dan Rumahkan 882 Karyawan
apahabar.com

Ekbis

Jelang Pengumuman Data PDB Kuartal I 2020, Rupiah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Efek Corona: Rupiah Menguat, Yuan Melemah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com