Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Bahan Bakar TNI Aman hingga 2022

- Apahabar.com     Jumat, 18 Januari 2019 - 20:55 WITA

Bahan Bakar TNI Aman hingga 2022

SPBU PERTAMINA. Seorang penggndara motor tengah melintas di SPBU kawasan tanah abang. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) menjamin pasokan bahan bakar untuk operasional Kementerian Pertahanan aman sampai tiga tahun ke depan.

Kemarin, PT Pertamina (Persero) sepakat melakukan penandatanganan kerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Kerja sama yang disepakati terkait jual beli BBM, BBG dan pelumas untuk kebutuhan operasional Kemenhan di seluruh Indonesia untuk jangka waktu tiga tahun, terhitung mulai 2019.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra dan Dirjen Kuathan Kemenhan Mayor Jenderal (TNI) Bambang Hartawan, di Executive Lounge, Kantor Pusat Pertamina, pada Kamis (17/1/2019).

Dikutip dari laman resmi Pertamina, Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kemenhan kepada Pertamina untuk menyuplai kebutuhan energi mereka selama ini.

Terkait perkembangan implementasi mandatori B20, Basuki berharap kedua belah pihak dapat lebih cepat beradaptasi dengan Sistem Informasi Alokasi Pengiriman Produk (SIAPP) yang sudah beberapa kali disosialisasikan Pertamina ke lingkungan TNI.

“Saat ini Pertamina melakukan suplai BBM untuk Kemenhan dengan jumlah 400.000 kiloliter per tahun,” jelasnya.

Baca Juga: Layanan BPJS Kesehatan Kini Tak Sepenuhnya Gratis

Adanya kerjasama itu diapresiasi oleh Kementerian Pertahanan.
“Dengan kesepakatan ini, kami jadi bisa memastikan security of supply BBM, BBG dan pelumas untuk menunjang kegiatan TNI dalam menjaga ketahanan negara,” ujar Dirjen Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Mayor Jenderal (TNI) Bambang Hartawan mengapresiasi kerja sama tersebut. .

Selama ini, layanan suplai BBM, BBG dan pelumas Pertamina kepada TNI telah berjalan dengan baik seperti pengembangan SIAPP dan pelayanan suplai BBM secara Franco hingga ke daerah terpencil dengan menggunakan multi moda transportasi darat laut.

Ketahanan BBM Jadi Isu Hangat

Isu ketahanan cadangan BBM sebelumnya hangat diperbincangkan setelah calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto menyebut cadangannya hanya 20 hari.

“Jika perang kita hanya mampu bertahan selama tiga hari,” ujar ketua umum Gerindra itu dalam pidato kebangsaan bertajuk Indonesia menang di Jakarta, Senin 14 Januari 2019 yang disiarkan langsung oleh sejumlah TV nasional.

Dilansir Detik, External Communication Manager PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita sempat memberi penjelasan terkait ketahanan cadangan BBM tersebut.

Cadangan BBM sendiri menyesuaikan dengan kebutuhan konsumsinya. Menurutnya, kebutuhan masing-masing negara berbeda.

Arya mengatakan, cadangan bahan bakar biasanya menimbang iklim suatu negara. Bukan hanya itu, cadangan bahan juga menimbang stabilitas negara tersebut.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

29 Nelayan Aceh Ditangkap Angkatan Laut Thailand
apahabar.com

Nasional

Fenomena Kematian Massal Ikan di Ambon Terkait Gempa? P2LD: Perlu Penelitian
Susi Pudjiastuti

Nasional

Susi Pudjiastuti Sentil Luhut Pandjaitan Soal Wacana Razia Penimbun Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

91 Juta Data Akun Tokopedia Bocor, Simak Kata Pakar Siber
TNI

Nasional

Viral Video Tank TNI untuk Halau Pemudik, Cek Faktanya!
Aktivis 98

Nasional

Polri Segera Periksa Abu Janda Terkait Cuitan “Islam Agama Arogan”
apahabar.com

Nasional

Pesta Gay di The Kuningan Suite Jaksel Terinspirasi dari Kegiatan Serupa di Thailand
Presiden

Nasional

Pelibatan TNI dalam Terorisme Jangan Gunakan Pendekatan Perang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com