Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Ketika Pejabat Pemkot Banjarmasin Rame-Rame Balikan Duit Korupsi KONI SMP Swasta di Banjarmasin Belajar Tatap Muka, Berikut Daftar Lengkapnya

Begini Sejarah Masuknya Konghucu di Banjarmasin

- Apahabar.com Rabu, 30 Januari 2019 - 16:45 WIB

Begini Sejarah Masuknya Konghucu di Banjarmasin

Klenteng Sen Sen Kung atau Klenteng Sutji Nurani awal tahun 1900. Foto-nyawasungai.org

apahabar.com, BANJARMASIN – Klenteng Sen Sen Kung atau Klenteng Sutji Nurani yang berada di pinggiran Sungai Martapura, Banjarmasin, menjadi penanda keberadaan warga Tionghoa sekaligus masuknya agama Konghucu di Banjarmasin.

Ketua Lembaga Kajian Sejarah, Sosial dan Budaya Kalimantan (LKS2B), Mansyur mencoba mengupas sejarah perkembangan agama Konghucu dan Klenteng di Banjarmasin.

Mansyur mengutip dari riset Dana Listiana tentang Kampung Cina di Banjarmasin, data paling awal yang menyebut permukiman Cina secara tekstual adalah Laporan Umum tahun 1850.

“Dalam laporan bertitel Algemeen Verslag tersebut dipaparkan bahwa kampung dan pemukiman Cina di Banjarmasin terdiri atas Kampung Ulu dan Kampung Ilir,” sebutnya.

Elemen utama dari pemukiman, sambung Mansur adalah klenteng. Masih mengutip dari Dana Listiana, Klenteng merupakan pusat kehidupan masyarakat Cina. Wajar, jika keberadaannya menjadi inti dalam sebuah permukiman Cina. Klenteng bukan sekadar penghias kampung. Klenteng adalah wujud kosmologi Tiongkok.

“Pendirian klenteng adalah usaha menjaga keseimbangan kosmos, antara manusia dan alam. Tentunya, pembangunan klenteng ini bermaksud khusus. Ditujukan untuk kepentingan atau kalangan tertentu,” terang Mansyur berdasar penelitian yang dilakukan Dana Listiana.

Mansyur melanjutkan, Klenteng bernama lain Kiong (Istana) Tong/Ting (bangunan suci berbentuk kecil), Bio/Miao/(dalam bahasa hokkian, bangunan kebaktian bagi Khong Cu atau Khong Cu Bio).

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pengamat ULM Sebut Penetapan Tersangka Koordinator BEM Kalsel Terburu-Buru
apahabar.com

Kalsel

Hipmikindo Kalsel Tuding Pembatasan Penggunaan Media Sosial Rugikan UMKM
apahabar.com

Kalsel

Sampaikan Pesan Kamtibmas, Polsek Satui Galakkan DDS
apahabar.com

Kalsel

‘Door to Door’, Anggota Kodim 1002 Bagi Sembako
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu, Sembuh Bertambah 4 Orang

Kalsel

Terima Tantangan Debat Terbuka, Puar Malah Ingin Kuliahi Profesor Denny Indrayana

Kalsel

Jumat Siang, Seluruh Daerah di Kalsel BMKG Prakirakan Hujan
apahabar.com

Kalsel

Terkendala Covid-19, Jadwal SKB CPNS Banjarbaru Belum Ada Kepastian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com