Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Biaya Kirim Barang Naik, UMKM Terancam ‘Mati Suri’

- Apahabar.com Selasa, 15 Januari 2019 - 15:00 WIB

Biaya Kirim Barang Naik, UMKM Terancam ‘Mati Suri’

Ilustrasi UMKM. Foto-Tribunnews

apahabar.com, BANJARMASIN – Memuncaknya harga pengiriman barang akibat biaya Surat Muatan Udara (SMU) oleh maskapai penerbangan, dikhawatirkan akan membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ‘mati suri’.

“Dikhawatirkan jika SMU dinaikan, UMKM Kalimantan Selatan akan lesu karena peminatnya menunda pembelian,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspers Indoneisa (Asperindo) Kalimantan Selatan, Achmad Suhanto kepada apahabar.com, Selasa (15/1).

Suhanto menyebut, memang di Kalimantan Selatan jumlah UMKM tidak sebanyak di Jawa. Namun jumlah itu akan kembali turun jika salah satu sektor pembiayaan dibebani terlalu besar.

Baca Juga: Mengelola Modal Usaha yang Berasal dari Utang

Biasanya para UMKM mendapatkan untung dari dua sisi, yakni dari keuntungan barang yang dijual dan biaya pengiriman. Melihat kondisi negatif saat ini ia sudah membicarakan kenyataan itu ke Asperindo pusat.

Menurutnya ada regulasi pemerintah yang mesti dirubah. Dia menyebut tidak bisa semena-semena menyalahkan maskapai terkait kenaikan SMU, sebab ada campurtangan pemerintah dalam hal ini.

“Seperti maskapai Garuda itu kan milik pemerintah,” sambungnya.

Biasanya kata Suhanto, para pengusaha jasa pengiriman menggunakan berbagai macam jenis pesawat, tergantung jam penerbangan. Dia menyebut, pengiriman barang pagi biasanya lebih mahal dibanding waktu lainya dan biayanya sudah ditentukan pemerintah.

Baca Juga: Operasional Membengkak, Pengusaha Ekspedisi Bebankan ke Konsumen

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

IHSG Ditutup Melemah Usai Adanya Korban Jiwa Akibat Virus Corona
apahabar.com

Ekbis

Sri Mulyani: Bank Pembangunan Islam Siap Beri Dana Darurat Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Hipmi Siap Minimalisir PHK di Tengah Pandemi Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Cadangan Emas Ditemukan di Dompu NTB
apahabar.com

Ekbis

Stimulus AS, Rupiah Rabu Pagi Menguat
apahabar.com

Ekbis

Turun Rp4.000, Harga Emas Antam Jadi Rp898.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Ikuti Koreksi Bursa Asia, IHSG Melemah di Awal Pekan
apahabar.com

Ekbis

Wakil Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Pertamina Aman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com