Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

BMKG: Anak Krakatau Masih Erupsi, Zona Waspada Tsunami Tetap Diterapkan

- Apahabar.com Sabtu, 5 Januari 2019 - 20:18 WIB

BMKG: Anak Krakatau Masih Erupsi, Zona Waspada Tsunami Tetap Diterapkan

Kondisi Gunung Anak Krakatau pada 1 Januari 2019. Foto-antara

apahabar.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau melalui informasi dari Badan Geologi. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang tapi harus mewaspadai kemungkinan terjadinya tsunami.

“Terkait perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau, serta dengan mempertimbangkan kondisi lereng/tebing dasar laut ataupun kondisi potensi kegempaan di Selat Sunda, maka zona waspada tsunami masih diterapkan dalam radius 500 meter dari tepi pantai yang berada pada elevasi rendah.

Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada, dalam beraktivitas di pantai/pesisir Selat Sunda, dalam radius 500 meter dari tepi pantai yang berada pada elevasi rendah,” kata Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly dalam keterangan tertulis seperti dilansir dari detik.com, Sabtu (5/1/2019).

Elevasi rendah yang dimaksud adalah kurang dari 5 meter di atas permukaan laut. Selain waspada, masyarakat diminta memonitor perkembangan informasi terkait bahaya tsunami melalui situs, aplikasi, hingga media sosial resmi BMKG (infoBMKG). Aktivitas Gunung Anak Krakatau bisa dipantau di aplikasi Magma Indonesia Badan Geologi-ESDM.

“Agar tidak terpancing dengan informasi atau isu yang menyesatkan,” imbuh Sadly.

BMKG dan Badan Geologi akan terus memantau perkembangan Gunung Anak Krakatau dengan dukungan dari TNI dan Kementerian Kemaritiman. Informasi terkait perkembangan akan terus disampaikan kepada masyarakat.

Pada Jumat pagi (4/1), Gunung Anak Krakatau masih bererupsi selama 2 menit 14 detik. Gunung tersebut memuntahkan kolom abu setinggi 1,5 km.

Sumber: Detik.com
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kominfo: Medsos yang Tak Saring Hoaks Akan Diberi Sanksi
apahabar.com

Nasional

Humas BNPB soal Longsor Sanga-Sanga: Keruk Batu Bara Ada Aturan Mainnya

Nasional

Ada Subsidi Bunga KPR dan Kredit Kendaraan, Catat Syaratnya
apahabar.com

Nasional

Polisi Masih Ngotot Periksa Vanessa Angel
apahabar.com

Nasional

Gali Prosuder Seleksi Pejabat, KPK Tanya Mantan Sekjen Kemenag
apahabar.com

Nasional

Suara Misterius di Pantura, AirNav: Suara Pesawat
apahabar.com

Nasional

Masih Pandemi, MUI: Alihkan Perjuangan di Lapangan ke Uji Materi MK
Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 24 April, Lebaran 24 Mei 2020

Nasional

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 24 April, Lebaran 24 Mei 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com