Cuaca Kalsel Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan di Seluruh Wilayah Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri Kementerian Investasi Kantongi 700 Pengaduan Keberatan IUP yang Dicabut  
agustus

Bupati Banjar Siapkan Kamar Buat Al Fatih di Jakarta

- Apahabar.com     Rabu, 16 Januari 2019 - 21:31 WITA

Bupati Banjar Siapkan Kamar Buat Al Fatih di Jakarta

Muhammad Al Fatih Balita asal Martapura yang menderita Jeune Syndrome di rawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.foto-Humas Pemkab Banjar for apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar akan menyiapkan kamar khusus di Kantor Perwakilan Banjar, di Jakarta Selatan untuk Muhammad Al Fatih, balita penderita penyakit langka Jeune Sydrome.

“Kita sudah siapkan sebuah kamar khusus untuk Al Fatih bersama orang tuanya, di Kantor Perwakilan Kabupaten Banjar selama menjalani rawat jalan. Kita siapkan di sini, agar mudah ketika hendak melakukan pemeriksaan kondisinya ke RSCM,” kata Bupati Banjar H Khalilurrahman, saat memeriksa kamar yang disiapkan untuk warganya tersebut, Selasa (15/1) kemarin.

Muhammad Al Fatih adalah bayi pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara yang diagnosis Jeune Syndrome yaitu kelainan tulang dada sempit, sehingga paru-paru tidak mengembang. Sudah sekitar Sembilan bulan dia dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Baca Juga: Paman Birin Pantau Warga Pinggiran Sungai

Bersama dengan Ketua TP PKK Banjar Hj Raudathul Wardiyah, Kepala Dinas Kesehatan Ikhwansyah serta Kepala RSUD Ratu Zalecha Martapura, Dr H Tofik Norman Hidayat, bupati memastikan bahwa kamar tersebut benar-benar siap untuk ditempati Muhammad Al-Fatih dan orang tuanya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah menjelaskan, Pemkab Banjar menyiapkan kamar khusus untuk Al Fatih dan orang tuanya, atas saran dari tim dokter di RSCM.

Baca Juga:  Kebakaran Diduga Akibat Korsleting

“Tim dokter RSCM yang menangani Al-Fatih menyarankan agar ditempatkan di luar rumah sakit, agar menghindari terkontaminasi penyakit lain,” kata Ikhwansyah.

Pemkab Banjar menyiapkan sebuah kamar di lantai dua berukuran cukup luas sekitar 4×4 meter yang dilengkapi dengan tempat tidur serta ventilator oksigen.

Lebih jauh, Ikhwansyah menuturkan Al-Fatih sudah bisa menempati kamar di Kantor Perwakilan Kabupaten Banjar tersebut, namun tertunda karena menurut tim dokter yang menangani ada gangguan penyakit lain pada Al Fatih.

“Jadi kita masih menunggu informasi selanjutnya dari tim medis RSCM, tentang perkembangan kondisi terakhir serta kapan bisa dipindahkan ke kantor Perwakilan Banjar,” jelasnya.

Perlu diketahui penyakit Jeune Syndrome merupakan kelainan berupa tulang dada yang sempit, sehingga paru-paru tidak mengembang, dan jika bernafas harus mengerahkan seluruh tenaga untuk memenuhi pasokan oksigen di dalam tubuh.

Menurut Ikhwansyah, hingga sekarang Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar bersama Pemerintah Provinsi Kalsel terus membantu anak tersebut hingga bisa pulih layaknya anak normal.

Baca Juga: PDAM Buka Layanan Balik Nama

“Kita tetap optimis dan menurut Tim dokter kemungkinan sembuh 80 hingga 90 %. Kita terus berdoa dan saat ini yang penting kita pikirkan bagaimana menyiapkan biaya pengobatan yang cukup besar berkisar antara Rp16 juta hingga Rp20 juta per hari,” pungkasnya.

Reporter: Reza Rifani
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Jelang MotoGP Catalunya 2020 Akhir Pekan, Adik Marc Marquez Makin Pede, Live Trans7

Tak Berkategori

VIDEO: Diduga Culik Siswi SMPN Banjarbaru, Desertir Polisi Didor !!
apahabar.com

Tak Berkategori

Aturan 20:20 untuk Kesehatan Mata Anak Saat Belajar via Ponsel
Sabu 2 Kg

Tak Berkategori

Sempat Dikira Pria, Kurir Tomboi Bawa Sabu 2 Kg di Balikpapan Diringkus Polisi
Basmah Binti Saud

Tak Berkategori

Basmah Binti Saud, Putri Kerajaan Saudi Bebas Usai 3 Tahun Dipenjara Tanpa Dakwaan
Daun Sungkai

Tak Berkategori

EBR Kembali Sediakan Dua Pikap Daun Sungkai untuk Masyarakat
: Kedua pelaku pemerkosaan anak di bawah umur (sebelah kiri dan kanan) saat dibawa petugas Polres Tabalong. Foto - apahabar.com/Muhammad Al-Amin.

Tak Berkategori

Pura-pura Ketinggalan Dompet, Akal Bulus Dua Pemerkosa Anak di Tabalong
Kadinkes Banjarmasin

Tak Berkategori

Jaksa Cecar Kadinkes Banjarmasin Soal ‘Iuran Aneh’ HKN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com