Ditengarai Membelot, Berikut 8 Pengurus DPC Demokrat di Kalsel yang Ikut KLB Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa 3 Rumah di Mekarpura Kotabaru POPULER SEPEKAN: Viral Penjual Gorengan di Sekumpul, Adaro-Pama Cerai, hingga Transkrip PPK Banjar Tolak KLB, Simak Sikap Demokrat Kalteng Almarhum Kombes Sapta Dikenal Sebagai Pribadi yang Sederhana

Calon Tersangka, 5 Wasit Persibara vs PS Pasuruan Masih Misteri

- Apahabar.com Selasa, 15 Januari 2019 - 02:04 WIB

Calon Tersangka, 5 Wasit Persibara vs PS Pasuruan Masih Misteri

Polisi akan tetapkan lima tersangka terkait buntut laporan manajer Persibara Lasmi Indaryani (kiri). Foto- tempo.co

apahabar.com, JAKARTA – Tim Satgas Antimafia Bola kembali mengungkap tersangka baru atas kasus dugaan match fixing persepakbolaan Indonesia. Kali ini, ada lima wasit atau perangkat pertandingan laga Persibara Banjarnegara vs PS Pasuruan yang bakal jadi tersangka.

Meski demikian, Ketua Humas Tim Satgas Antimafia Bola Komisaris Besar Argo Yuwono menyatakan belum bisa membuka nama para tersangka tersebut.

“Penyidik sudah menetapkan tambahan lima tersangka yang nama namanya belum bisa kami sampaikan untuk malam ini,” kata Argo di Polda Metro Jaya seperti dikutip dari cnnindonesia.com, Senin (14/1).

Sebelumnya, polisi sudah memeriksa Bendahara PSSI Berlinton Siahaan terkait pertandingan di Liga 3 itu. Pemeriksaan ini berkaitan dengan kasus dugaan pengaturan skor yang dilaporkan oleh Mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani.
“Intinya pemeriksaan ini berkaitan dengan kasus laporan ibu Lasmi,” ujar Argo.

Sebelumnya, polisi sudah menetapkan Nurul Safarid yang bertindak sebagai wasit utama dalam laga antara Persibara vs PS Pasuruan sebagai tersangka. Ia diduga menerima uang suap dari tersangka Priyanto dan Dwi Irianto alias Mbah Putih sebesar Rp45 juta untuk ‘membantu’ Persibara.

Nurul Safarid juga sempat hadir pada pertemuan yang melibatkan banyak pihak untuk membantu kemenangan Persibara atas PS Pasuruan pada pertengahan Oktober 2018 di Hotel Central Banjarnegara.

“Di situ hadir pula perangkat pertandingan yakni wasit atas nama Nurul Safarid, dua asisten wasit, wasit cadangan Chalid Hariyanto, serta pengamat pertandingan,” kata Argo beberapa waktu lalu.

Sementara itu, usai diperiksa Berlinton mengaku dicecar 27 pertanyaan oleh polisi. Dia banyak ditanyai soal aliran dana PSSI organisasi sepak bola Indonesia itu.

“Saya jelaskan sesuai dengan fungsi saya sebagai bendahara yaitu mengelola. Saya jawab dengan tegas dan organisasinya seperti apa di keuangan dan menyangkut pihak lain,” jelas Berlinton.

“Prosedur pengeluaran uang itu harus ada. Kami mengelola itu. Jika ada permintaan departemen. Pasti akan kami keluarkan. Itu yang kami jelaskan,” lanjut dia.

Berlinton berharap agar polisi segera menuntaskan kasus mafia bola ini. Sebab, isu ini juga bakal berhubungan dengan gairah para investor yang hendak menyuntikkan dana.

“Jika tidak diselesaikan masalah ini akan berlarut dan mempengaruhi kompetisi, sponsor-sponsor akan melihat kita apakah ini dapat dilanjutkan atau tidak. Jadi saya sangat membantu,” tegas dia.

Saat disinggung mengenai Lasmi, Berlinton mengaku tidak mengenal eks manajer Persibara itu. Ia menyatakan bahwa jarang sekali mengunjungi Banjarnegara karena kesibukannya di PSSI.

“Karena seperti teman teman ketahui saya di PSSI jarang ke sana ya. Apapun itu tidak mengganggu operasional yang ada,” ujarnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Fakta-Fakta Terbaru di Balik Pembunuhan Waria di Salon Agnes Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Napi Dikeroyok Oknum Sipir di Tanjung, Kuasa Hukum Bongkar Fakta Baru
apahabar.com

Sport

Si Cantik Penuh Inspirasi, Ratu Thisa Sekjen PSSI Wanita Pertama
apahabar.com

Sport

Menjaga Kebugaran, Anggota Dewan Kota Banjarmasin Ajak Fun Futsal Awak Media
apahabar.com

Sport

Jadwal Timnas U19 Indonesia vs Bosnia Herzegovina Jumat (25/9/2020), Live Streaming Mola TV dan NET TV
apahabar.com

Hukum

Pelajar Terlibat Jaringan Sabu Diamankan
apahabar.com

Sport

Live Streaming SCTV Liga Europa Celtic vs AC Milan Malam Ini, Ancaman Ibrahimovic
apahabar.com

Hukum

Jumlah Kekayaan Ismunandar, Bupati Kutim yang Di-OTT KPK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com