Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Cukup Pakai e-KTP Pelayanan Kesehatan Jadi Gratis, Banjarmasin Mesti Tiru Tangerang

- Apahabar.com Sabtu, 12 Januari 2019 - 22:18 WIB

Cukup Pakai e-KTP Pelayanan Kesehatan Jadi Gratis, Banjarmasin Mesti Tiru Tangerang

Ilustrasi pelayanan Puskesmas. Foto-antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Banjarmasin mesti mencontoh Tangerang dalam hal pelayanan kesehatan.

Anggota DPRD Kota Banjarmasin Mathari menyebutkan penggratisan pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanggerang Selatan (Tangsel) dilakukan pemerintah setempat.

“Cukup bermodal menunjukkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) saja,” ujar politisi PKS ini dikutip dari ANTARA.

Sebelumnya disebutkan para legislator asal Banjarmasin mengetahuinya saat studi banding tentang revisi Perda nomor l7 Tahun 2012 tentang retribusi pelayanan kesehatan Kota Banjarmasin.

“Hebat kan, hanya menunjukkan KTP-el asli domisili daerah itu, gratis berobat hingga rumah sakit, ini bisa dicontoh,”ujarnya.

Dia mengatakan hal itu sedang diupayakan melalui rancangan peraturan daerah (Raperda) merevisi Perda tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan.

“Ya. Ujungnya nanti bisa diarahkan ke sana,” ujarnya.

“Kalau dihitung APBD kita memungkinkan menanggung beban itu, bisa secepatnya kita realisasikan,” sambung ketua panitia khusus (Pansus) pembahasan Raperda tersebut.

Menurut dia, semangat ini bisa terlaksana dengan Pemkot Banjarmasin akan memiliki rumah sakit (RS) sendiri, yakni, RS Sultan Suriansyah yang sedang dalam tahap pembangunan akhir.

“Salah satu semangat kita merevisi Perda tentang retribusi pelayanan kesehatan, inikan karena kita membangun RS, harus ada aturannya,” kata Mathari.

Menurut dia, Perda yang berlaku saat ini hanya menangani masalah retribusi pelayanan kesehatan tingkat Puskesmas, sebab Pemkot Banjarmasin tidak memiliki RSUD selama ini.

“Kalau RSUD daerah kita ini selesai dibangun sesuai target pada 2019, maka pengoperasiannya sudah ada aturannya yang siap,” ujarnya.

Terlebih, kata Mathari, Kementerian Kesehatan(Kemenkes) dalam konsultasi pihaknya tentang revisi Perda tentang retribusi pelayanan kesehatan ini tidak mempermasalahkan.

“Jadi Kemenkes menyatakan tidak masalah Banjarmasin merevisi Perda tentang retribusi pelayanan kesehatan, asal tidak bertentangan dengan peraturan di atasnya, dipersilakan melanjutkan pembahasan,” tandasnya.

Bahkan, kata Mathari, kalau memang dalam revisi Perda ini akan tetap menerapkan adanya retribusi, hingga bisa bertambah kategorinya juga tidak dilarang.

“Yang pasti jangan terlalu membebani masyarakat, sebab inti dari kita membangun RSUD ini untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kak Bimo : Mendongeng di Kalsel Penuh Kenangan
apahabar.com

Kalsel

Pendaftaran Siswa Baru Awal Juni, Dewan Minta Disdik Banjarmasin Bikin Terobosan
apahabar.com

Kalsel

Pascabanjir, BPBD Tala Masih Lakukan Validasi Data Kerugian
Dukung Penghapusan Subsidi Gas Melon, Disperindag Banjarbaru: Yang Tolak Pasti Bukan Orang Miskin

Kalsel

Dukung Penghapusan Subsidi Gas Melon, Disperindag Banjarbaru: Yang Tolak Pasti Bukan Orang Miskin
apahabar.com

Kalsel

Harga Elpiji 3 Kg Meroket di Kalsel, Ini Dalih Pertamina
apahabar.com

Kalsel

Kasus Covid-19 di Kalsel, Persentase Kesembuhan Lebih Tinggi Dibanding Kematian
Jurnalis Kotabaru

Kalsel

Jurnalis Kotabaru Terobos Banjir Salurkan Bantuan di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Arus Mudik Lebaran, Wilayah Perairan Jadi Atensi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com