Kadesnya Dijebloskan ke Bui, Plh Bupati Kotabaru Buka Suara Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban Masih Ada 122 Ribu Rumah di Kalteng Tak Layak Huni Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi Pencuri Mobil di Balikpapan Tak Ditahan Polisi, Kok Bisa?

Deadline Habis, Pemkot Banjarmasin Siagakan Ratusan Polisi Pamong Praja

- Apahabar.com Senin, 28 Januari 2019 - 12:07 WIB

Deadline Habis, Pemkot Banjarmasin Siagakan Ratusan Polisi Pamong Praja

Seiring deadline yang diberikan Pemkot Banjarmasin habis, sejumlah bangunan di area proyek renovasi Jembatan Alalak, Jalan Trans Kalimantan mulai rata dengan tanah. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Seiring deadline yang diberikan Pemkot Banjarmasin habis, sejumlah bangunan di area proyek renovasi Jembatan Alalak, Jalan Trans Kalimantan mulai rata dengan tanah.

Pantauan apahabar.com di lapangan hingga pagi tadi, bangunan-bangunan tersebut memang sengaja dirobohkan oleh masing-masing pemilik.

Seiring renovasi itu, Pemkot Banjarmasin juga menerjunkan sedikitnya 100 personel dari Satuan Polisi Pamong Praja.

Seperti diketahui, terhitung hari ini, Senin 28 Januari 2019 tenggang waktu yang diberikan pemerintah terhadap para pemilik bangunan telah habis.

Mereka diminta melaksanakan pembongkaran bangunan di area renovasi jembatan penghubung Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala.

Jika tidak, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin mengatakan, pihaknya siap menertibkan secara paksa.

“Habis Zuhur kami akan monitoring. Apakah warga menaati peraturan yang telah kami buat apa tidak. Apabila terlihat masih belum kami akan melakukannya pembongkaran secara paksa,” terang Hermansyah saat dihubungi apahabar.com.

Jika berjalan lancar, ratusan personel tersebut akan membantu warga membersihkan area dari material material berkas pembongkaran bangunan.

Pantauan lapangan media ini, juga terlihat alat berat berupa excavator di sekitar ruko eks apotek dan penginapan berlantai tiga di kawasan tersebut.

Namun, Herman menerangkan excavator Hitachi tipe EX200 bukan milik Satpol PP, melainkan milik Balai Jalan Nasional Wilayah Kalsel I BBPJN XI Banjarmasin.

Seiring renovasi dilakukan, angkutan truk dari Banjarmasin ke Batola atau sebaliknya, dipindahkan melewati jalan alternatif menuju Kilometer 17 yang menyambung ke arah Jalan Lingkar Utara.

Baca Juga: Excavator Robohkan Bangunan Samping Jembatan Alalak

Baca Juga: Pembebasan Lahan Jembatan Alalak, Warga Minta Waktu 4 Hari

Baca Juga: PUPR Beberkan Anggaran Pembebasan Lahan Jembatan Alalak Senilai Rp40 Milyar

Baca Juga: Jembatan Alalak Direnovasi, Jalur Truk Dipindah ke Jalan Lingkar Utara

Baca Juga: 24 Februari, Jembatan Alalak Banjarmasin Bakal Ditutup

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Listrik

Kalsel

Ratusan Ribu Warga Kalsel Kebagian Listrik Gratis hingga Maret 2021
apahabar.com

Kalsel

BSF 2019 Sukses Digelar,  Rp866,3 Juta Transaksi Mengalir
apahabar.com

Kalsel

Kasak-kusuk Pendamping Paman Birin di Pilgub 2020, Pengamat: Fifty-Fifty

Kalsel

Semarakkan Maulid Nabi, Komunitas Baharat Kotabaru Gelar Festival Anak Saleh
apahabar.com

Kalsel

DPRD Kalsel Siap Paripurna di Tengah Covid-19, Ini Alasannya
apahabar.com

Kalsel

Rusak Parah, Jalan di Sungai Puting Segera Diaspal
apahabar.com

Kalsel

Minim Bahan Kimia, Batola Tetap Bisa Panen Raya
apahabar.com

Kalsel

Jadi Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PP Pertina, Kapolda Kalsel Dorong Peningkatan Prestasi Atlet Tinju
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com