Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Debat Capres, Jokowi Sindir Balik Prabowo soal Korupsi

- Apahabar.com Kamis, 17 Januari 2019 - 23:21 WIB

Debat Capres, Jokowi Sindir Balik Prabowo soal Korupsi

Ilustrasi debat perdana Capres dan Cawapres 2019 . Foto-apahabar.com/infografis/aji

apahabar.com, JAKARTA – Jokowi menyindir balik Prabowo yang mempermasalahkan prestasi dalam tindak korupsi dan konflik kepentingan selama ini.

“Saya tidak punya beban masa lalu, sehingga saya bisa leluasa dalam memberikan instruksi. Namun kalau Pak Prabowo menemukan sesuatu, silakan menggunakan mekanismenya, dengan melaporkan (jika ada korupsi akibat konflik kepentingan),” dikutip dari laporan langsung BBC.

Sebelumnya, Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz menilai calon nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf memiliki beban lebih besar pada saat debat perdana nanti. Sebagai petahana, Jokowi memiliki rekam janji-janji Pilpres 2014 yang belum terlaksana. Termasuk jika bicara tema korupsi.

Baca Juga: Debat Capres, Beda Pandangan Soal Isu Korupsi ASN

“Jika dilihat secara obyektif, Jokowi punya beban lebih bicara tentang korupsi, dibandingkan Prabowo,” kata Donal, awal pekan ini.

Prabowo juga sempat mempertanyakan sering berbedanya pendapat atau pernyataan antara para menteri atau pejabat. Jokowi menjawab, di satu sisi, justru bagus kalau para menteri bisa berbeda pendapat.

Pada segmen ini, petahana Joko Widodo menyoroti kebijakan Prabowo dalam hal pemberdayaan perempuan

Jokowi menyebut, ada program gender dalam visi misi Prabowo, namun dia bertanya, “Mengapa seluruh jabatan strategis partai yang Bapak pimpin, seluruhnya lelaki?”

“Kami partai (Gerindra) yang masih muda. Jadi siapa saja yang waktu itu mau, bersedia, itu yang kemudian dilakukan. Tapi di caleg, kami hampir 40%. Tetapi, memang masih harus bekerja lebih jauh,” timpal Prabowo.

Prabowo tidak memungkiri hal itu, namun dia menegaskan Partai Gerindra yang dipimpinnya memiliki calon legislatif perempuan terbanyak.

“Saya punya caleg terbanyak, UU wajibkan 30%, kita mendekati 40%,” kata dia.

Baca Juga: Debat Capres, Penampilan Cawapres ‘Jomplang’

Editor: Fariz

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pakar: 5 Kelompok Rentan Terpapar Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kasus Covid-19 Masih Naik, Layanan RS di Indonesia Terancam Kolaps
apahabar.com

Nasional

Kelelawar atau Ular, Biang Kerok Corona China
apahabar.com

Nasional

Angkat Tema Kearifan Lokal, TPS Ini Tekan Angka Golput
apahabar.com

Nasional

Gita Wirjawan: Reportase Berkualitas Media Siber Dibutuhkan di Era Pandemi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Ajak Masyarakat Kalsel Lawan Virus Hoaks
apahabar.com

Nasional

Syekh Ali Jaber Sebut Pelaku Penusuk Dirinya Orang yang Terlatih
apahabar.com

Nasional

Satgas Sebut Kasus Aktif Virus Corona Nasional Terus Turun hingga 19,17 Persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com