Peluncuran Vaksin AS Picu Kenaikan Harga Minyak Cuaca Kalsel Hari Ini, Hujan Berpetir Masih Mengancam PPKM Mikro Saat Ramadan, ASN di Banjarmasin Diminta Lebih Proaktif Tekan Inflasi, Kalsel Atensi Sistem Supply Chain Bahan Pokok Milan Lockdown, Eh Ibrahimovic Tepergok di Restoran

Dianggap Bocorkan Rahasia Militer, Surat Kabar Nigeria Digerebek Tentara

- Apahabar.com Senin, 7 Januari 2019 - 16:58 WIB

Dianggap Bocorkan Rahasia Militer, Surat Kabar Nigeria Digerebek Tentara

Tentara Nigeria. Foto-Reuters

apahabar.com, ABUJA – Tentara Nigeria menggerebek kantor-kantor surat kabar Daily Trust dan menahan dua jurnalisnya menyusul dipublikasikannya sebuah artikel mengenai pertempuran antara militer Nigeria dengan kelompok ekstremi Islam di timur laut negara itu. Daily Trust dituding telah membocorkan rahasia militer Nigeria dalam laporan tersebut.

Diwartakan Reuters, Senin (7/1/2019) Daily Trust menerbitkan foto-foto di laman jejaringnya tentang tentara bersenjata yang menyerbu kantor pusatnya di ibukota, Abuja. Surat kabar itu juga mengatakan militer telah menutup kantornya di kota timur laut Maiduguri setelah menangkap seorang editor regional dan seorang wartawan.

Baca Juga: Tambang Emas di Afghanistan Runtuh, 30 Orang Tewas Tertimbun

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui surel, tentara Nigeria mengatakan bahwa Daily Trust telah memublikasikan sebuah artikel pada Minggu yang “Membocorkan informasi militer rahasia, sehingga membahayakan keamanan nasional”.

Dikatakan bahwa para wartawan itu ditangkap agar mereka menyadari pentingnya keamanan nasional dan bukan karena militer bermaksud membungkam pers. Pernyataan itu dikeluarkan beberapa jam setelah presiden mengomentari penggerebekan itu.

“Pemerintah Federal telah mengarahkan militer untuk mengosongkan bangunan @daily_trust dan perintah telah dipatuhi,” demikian disampaikan Juru Bicara Kepresidenan Nigeria, Garba Shehu melalui Twitter.

“Masalah antara militer dan surat kabar karena mereka mempengaruhi liputan perang di Timur Laut akan diselesaikan melalui dialog,” tambahnya.

Nigeria terlibat pertempuran dengan kelompok teror ekstremis Boko Haram sejak 2009. Kelompok teror yang telah bersumpah setia kepada ISIS tersebut telah menewaskan lebih dari 30.000 orang sejak pertempuran dimulai.

Baca Juga: Akhiri Perang Dagang, AS dan China Gelar Pertemuan di Beijing

Sumber: Okenews.com
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Joe Biden

Global

Hari Pertama Jabat Presiden, Joe Biden Cabut Larangan Masuk Negara Muslim
Corona

Global

WASPADA! Varian Baru Corona Terdeteksi Masuk Asia

Global

Tsunami Jepang, Warga Pesisir Lari ke Tempat Tinggi
apahabar.com

Global

Wow! Raup Penghasilan Rp 314 M, Bocah 7 Tahun Jadi YouTuber Terkaya
apahabar.com

Global

Norwegia Bantu Program Lanskap Sumsel
apahabar.com

Global

Tsunami Selat Sunda, Australia: Pukulan Berat Indonesia
apahabar.com

Global

Sengketa Dua Negara di Balik Penangkapan Petinggi Huawei
apahabar.com

Global

Arab Saudi Tidak Mau Serahkan Tersangka Kasus Khashoggi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com