Pantas GR86 Jadi Primadona di GIIAS 2022, Berapa Harganya? Akhirnya, Truk Pertamina yang Terbalik di Martapura Berhasil Dievakuasi Maksimalkan Potensi EBT, CPI: Pengembangan EBT Jangan Asal-asalan! Dilantik Jadi Sekda, Yani Tambah Daftar Kosong Kepala Dinas Pemkab HST Heboh Siswa Banjarmasin Diduga Tertular Covid-19, Disdik Turun Tangan
agustus

Dikenal Pendiam, Ibu Korban Penusukan Jembatan Lima Sesalkan Kepergian Anaknya

- Apahabar.com     Senin, 7 Januari 2019 - 22:18 WITA

Dikenal Pendiam, Ibu Korban Penusukan Jembatan Lima Sesalkan Kepergian Anaknya

Korban bersimbah darah usai perkelahian di Jembatan Lima. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN– Mujanti (53) mengaku tak memiliki firasat apapun sebelum kepergian Dendi, anak angkatnya, Senin (7/1) sore tadi. Dendi sebelumnya pamit untuk pergi mengamen.

“Tidak ada firasat apapun, biasanya dia (korban) turun sendiri untuk main gitar di dekat rumah. Dapat kabar meninggal pun, saya dari orang. Sampai di sana sudah tergelatak Dendi ini,” jelasnya.

Dendi meregang nyawa setelah menjadi korban pembunuhan sadis di kawasan Jembatan Lima, Jalan Pekapuran Raya, Gang Abut-Abut, Banjarmasin Timur. Dendi diduga dihabisi oleh Nur Ipansyah alias Ular Tanah yang hingga kini masih buron.

Jasad Dendi, kata Mujianti, ditemukan di tempat kejadian perkara yang berjarak selemparan baru dari kediamannya.

“Sebab statusnya yang tidak punya keluarga dan pekerjaan tersebut (pengamen, Red) mempengaruhi sifatnya yang pendiam di kalangan masyarakat,” jelasnya.

Walaupun tidak ada ikatan darah, pria kelahiran 1992 itu, sudah Mujianti anggap sebagai keluarga. Dendi diperlakukan bak darah dagingnya sendiri. Sebabnya, Dendi telah dirawatnya sejak usai 7 tahun. Kasus pembunuhan anaknya itu terasa menyesakkan baginya.

Sejak kecil, Ia mengenal korban tidak mempunyai musuh karena dikenal sebagai sosok yang pendiam. “Tidak pernah mencari permasalahan dengan orang lain.”

Ia sangat menyesalkan kejadian ini, mengingat anak angkatnya ditemukan mengembuskan napas dengan sejumlah luka tusukan di bagian hati dan luka sobek di bagian kepala akibat benda tajam.

Dari pantauan di ruang mayat RSUD Ulin Banjarmasin, tampak jasad korban dimandikan oleh sang adik, Muhammad Irfan. Rencananya korban akan dikebumikan di dekat rumahnya kawasan Jalan Pekapuran A.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Baru Dibuka, Diskominfo HSS Pertama Jajal Wisata Balanting Halunuk Loksado
Kemenag Kalsel

Tak Berkategori

Esok, Kemenag Kalsel Gelar Rukyatul Hilal di Puncak Gedung Bank Kalsel
apahabar.com

Tak Berkategori

Waspada, Anak Muda juga Bisa Terserang Stroke
Toyota

Tak Berkategori

New Toyota Raize Laris Manis di Kalsel, Sepekan Puluhan Unit Dipesan
IHSG

Tak Berkategori

Bursa Saham Regional Naik, IHSG Ikut Menguat

Tak Berkategori

Bupati Ansharuddin Letakan Batu Pertama Pembangunan Langgar Al Muhajirin
Listrik

Tak Berkategori

Dampak Pemadaman Listrik di Kaltim, Ikan Warga Peliharaan Mati!
Zenith

Tak Berkategori

Jual Beli Zenith, Ibu Rumah Tangga di Cempaka Banjarbaru Diciduk Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com