Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Diperkirakan Prostitusi Online meningkat di Martapura

- Apahabar.com Rabu, 16 Januari 2019 - 16:00 WIB

Diperkirakan Prostitusi Online meningkat di Martapura

Ilustrasi prostitusi online. Foto-Net

apahabar.com, MARTAPURA – Walau dijuluki Serambi Mekkah, bukan arti Martapura, Kabupaten Banjar bebas dari kegiatan maksiat. Buktinya awal 2019 sudah 6 kasus prostitusi online hasil tangkapan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disidangkan oleh PN Martapura.

Diperkirakan kegiatan maksiat itu pun terus meningkat di Martapura. Wahyudi, Kasi Lidik Satpol PP Banjar mengemukakan, sebenarnya ada 16 prostitusi online yang mereka ungkap, namun yang terbukti dan disidangkan hanya 6 kasus.

Makanya melihat dari trend, pihaknya menduga prostitusi online akan meningkat tahun ini. Itu belum termasuk kasus asusila lainnya.

apahabar.com

Wahyudi, Kasi Lidik Satpol PP Banjar. Foto-apahabar.com/Reza Rifani

Dikemukakan Wahyudi kepada apahabar.com, Rabu (16/1), pihaknya bukan hanya fokus pada kasus prostitusi online. Dari hasil intelijen, ada beberapa tempat yang terindikasi menyiapkan kegiatan maksiat. Tapi Satpol PP Banjar belum punya bukti kuat. Ia berjanji akan berupaya keras untuk menuntaskan operasional tempat-tempat ‘nakal’.

Baca Juga: Dua Pelaku Prostitusi Online Martapura Tergiur Upah Besar

Lebih jauh, Wahyudi menjelaskan, untuk kasus prostitusi online lebih mudah dibongkar. Karena hanya lewat aplikasi, kegiatan prostitusi online bisa diungkap.

“Biasanya prostitusi online banyak terdapat di hotel yang ada di kawasan perkotaan,” ungkapnya.

Mengenai indikasi wadah asusila lainnya, tempatnya jauh dari pusat kota. Atas dasar itu lah Satpol PP Banjar kesulitan untuk melakukan pemantauan.

Wahyudi berharap kedepan ada rumah singgah yang dibuatkan Pemkab Banjar untuk menindaklanjuti mereka yang terjaring kegiatan haram. Harapannya di rumah singgah mereka yang menggeluti kegiatan maksiat bisa dibina.

“Saat ini belum ada rumah singgah khusus untuk pembinaan dalam kasus asusila. Walau sudah ada panti sosial, tetapi sifatnya terbatas,” pungkasnya.

Baca Juga: Pasangan Kumpul Kebo Diduga Terlibat Jaringan Prostitusi Online Ditangkap di Banjar

Reporter: Reza Rifani
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Drummer J-Rocks Terjerat Ganja
apahabar.com

Hukum

Anak Bunuh Ayah Tiri di Banjarmasin, Wakil Rakyat Miris
apahabar.com

Hukum

Pencuri Mobil di Tamban Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Setubuhi Anak Tiri, Ayah Bejat di Muara Teweh Dituntut 15 Tahun Penjara
apahabar.com

Hukum

Korupsi Kades Pulau Sugara Segera Disidangkan
apahabar.com

Hukum

Sidang Kasus Pembunuhan di PN Banjarmasin Berakhir Ricuh
apahabar.com

Hukum

KPK Periksa Sekjen Kemenag untuk Pertajam Bukti Kasus Suap Romahurmuziy
apahabar.com

Hukum

Dua Pekan Lagi, Kasus Dugaan Korupsi KNPI Tala Akan Disidangkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com