Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Dua Pelaku Prostitusi Online Martapura Tergiur Upah Besar

- Apahabar.com Selasa, 15 Januari 2019 - 01:50 WIB

Dua Pelaku Prostitusi Online Martapura Tergiur Upah Besar

Dua pelaku prostitusi online saat menjalani persidangan di PN Kelas II B Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (14/1) Sore. Foto-apahabar.com/rezarifani

apahabar.com, MARTAPURA – Tergiur dengan hasil yang didapat, Nurliani yang tadinya hanya coba-coba akhirnya terjebak dalam praktik prostitusi online. Pengakuan itu ia sampaikan bersama rekannya Farina alias Rina dalam persidangan yang digelar di PN Martapura Kelas II B, Senin (14/1) sore.

“Coba-coba saja pak, karena melihat teman yang mempunyai penghasilan yang banyak jadi saya ikut juga,” jawab Nurliana saat di tanya hakim Agustinus Sangkakala.

Baca Juga: Geliat Prostitusi Online di Banjarmasin (Bagian 3): Gaya Hidup Jadi Pemicu

Nurliana mengaku baru melakukan pekerjaan haram tersebut sejak 17 Desember 2018 tadi. Namun, dalam setiap kegiatannya, tidak sampai dirazia. Sementara itu, Farina (22) sudah dua kali mengikuti persidangan dengan kasus yang sama, 30 November 2018 lalu.

Dalam persidangan Farina dihadapan hakim Agustinus Sangkakala mengaku terpaksa melakukan pekerjaan haram itu karena desakan ekonomi. Sebagai tulang punggung keluarga, ia harus membiayai kebutuhan ibu, adik serta anak sendiri.

Di samping itu, wanita berstatus janda ini juga kepada hakim mengaku dari hasil kerja tersebut mendapat hasil satu juta sehari. Dengan tarif yang berbeda-beda tiap harinya. Namun, atas kejadian tersebut ia menyesal.

Baca Juga: Geliat Prostitusi Online di Banjarmasin (Bagian 2), Short Time Cuma 200 Ribu

Keduanya terbukti melanggar Perda Nomor 10 Tahun 2017 tentang ketertiban sosial. Akibatnya keduanya dihukum dengan denda berbeda. Untuk Farina sebesar Rp400 ribu. Sementara Nurlina didenda Rp250 ribu. Keduanya sama-sama mendapat subsider 1 bulan kurangan penjara.

Setelah persidangan usai, Kasi Lidik Satpol PP Banjar Wahyudi menceritakan bahwa pihaknya saat melakukan sidak ke Ey King Cafe & Hotel, Jalan Rahayu Sungai Paring, Martapura, sempat kesulitan masuk, namun setelah kurang dari 30 menit baru pintu dibukakan sang pemilik.

Setelah di lakukan pemeriksaan, di kamar hotel terdapat 13-14 terdapat muda mudi terjaring razia. Setelah di gelanggang ke Kantor Satpol PP Banjar, sekitar 12 orang di persilahkan pulang karena memang tidak terbukti bersalah.

Baca Juga: Pasangan Kumpul Kebo Diduga Terlibat Jaringan Prostitusi Online Ditangkap di Banjar

“Farina(22) warga Nagara Hulu Sungai Selatan sedang Nurliana (25) warga Mandiangin karang Intan” jelas Wahyudi.

Lebih jauh, Wahyudi menjelaskan bahwa sebelum melakukan penangkapan di Ey King Cafe & Hotel, pihaknya sudah terlebih dahulu mengamankan pasangan yang bukan suami istri di dalam kos-kosan Komplek Citra Keraton, Jalan Taruna Praja pada pukul 23:00 wita. Atas nama Said Muammar Alimi (21) dan Nia Anisa/NA (19).

Baca Juga: Mengintip Geliat Prostitusi Online di Kota Banjarmasin (Bagian 1)

Reporter: Reza Rifani
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Catatan Akhir Tahun, 7 ‘Dosa Besar’ Pelanggaran Hukum di Tapin
apahabar.com

Hukum

Tak Sempat Jual 2 Motor Curian, Komplotan Curanmor Asal HSU Keburu Digulung
apahabar.com

Hukum

Karier Mengilap Kasat Reskrim Kotabaru: Tempur Melawan OPM
apahabar.com

Hukum

Kasus Pembuangan Bayi di Tanbu Terungkap, Tersangka Berstatus Pelajar
apahabar.com

Hukum

Otak Penyeludupan Sabu di Cilegon Ditembak Mati BNN di Aceh
apahabar.com

Hukum

Vanessa Angel Kuat Jadi Tersangka, Ini Faktanya
apahabar.com

Hukum

Belasan Paket Sabu Gagal Edar di Batola
apahabar.com

Hukum

Bawa Kabur Motor Pinjaman, Rambo Tertangkap di Amuntai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com