Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan Kapolresta Palangka Raya: Langgar PPKM Bakal Ditindak Tegas!

Dua Puskesmas Kabupaten Banjar Kejar Akreditasi

- Apahabar.com Rabu, 30 Januari 2019 - 01:04 WIB

Dua Puskesmas Kabupaten Banjar Kejar Akreditasi

Dinkes Banjar menggalang komitmen untuk persiapan akreditasi di Puskesmas Aluh Aluh, Selasa (29/1) sore. Foto-Dinkes Banjar for apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Dari 24 Puskesmas di Kabupaten Banjar, dua di antaranya belum mengantongi akreditasi dari Kementrian Nasional.

Kendati demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar berupaya mendorong agar tahun ini seluruh Puskesmas mengantonginya.

Kedua Puskesmas itu masing-masing UPT Puksesmas Sungai Tabuk 2 dan UPT Puskesmas Aluh Aluh.

Sejauh ini keduanya telah melakukan penggalangan komitmen. Jika UPT Puskesmas Sungai Tabuk 2 dilakukan Senin (28/1) tadi, maka  UPT Puskesmas Aluh Aluh dilaksanakan, Selasa (29/1) sore.

Kepala Dinkes Banjar, Ikhwansyah bahwa akreditasi tersebut berlaku seluruh Indonesia.

“Di mana pun masyarakat ada permasalahan kesehatan, tidak ada membedakan pelayanan. Dengan adanya akreditasi semua akan terlayani, harapannya masyarakat mendapatkan pelayanan yang bermutu,” turut Ikhwan kepada apahabar.com.

Baca Juga: Mabes Polri Apresiasi Kinerja Polres Banjarbaru

Ikhwan tidak berani menargetkan kapan akreditasi dua Puskesmas terwujud. Meski demikian, ia memastikan setelah melakukan penggalangan komitmen, Dinkes Banjar akan melakukan pendampingan setiap bulan untuk mencapai akreditasi tersebut.

“Begitu dokumennya sudah lengkap baru akan kita sampaikan dengan kementerian kesehatan. Nantinya akan ada dari surveyor yang menilai Puskesmas tersebut. Jika dua Puskesmas itu mendapat akreditasi berarti di 2019, 100 persen semua Puskesmas di Kabupaten Banjar sudah terakreditasi,” pungkasnya.

Ada beberapa tingkatan akreditasi tersebut. Yakni dasar, utama, madya dan paripurna. Tingkatan itu didapat berdasarkan penilai dari Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Tujuh Warga Hulu Sungai Selatan Tersandung Narkoba Sepanjang 2019

Reporter: Reza Rifani
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin 

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Banyak Suami Istri di Batola Nikah Bawah Tangan
apahabar.com

Kalsel

Studi Tiru, Wali Kota Yogya Akui Keberhasilan PDAM Bandarmasih
apahabar.com

Kalsel

Alumni SMASA Banjarmasin Bagi 1400 Sembako untuk Warga Tedampak Covid-19
Besok, Masjid Raya Sabilal Muhtadin Tiadakan Salat Jumat

Kalsel

Besok, Masjid Raya Sabilal Muhtadin Tiadakan Salat Jumat
apahabar.com

Kalsel

Geger Lagi! Bocah di Kotabaru Nyaris Jadi Santapan Buaya Liar
apahabar.com

Kalsel

ULM Tuan Rumah, Forum WR II se-Indonesia Soroti Isu Keuangan dan Kepegawaian
apahabar.com

Kalsel

Ajak Aparatur Desa Ikut Segmen PPU, BPJS Barabai Gandeng Kejari Balangan
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Kesiapan Salat Id di Masjid Sabilal Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com