Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Eks Komisioner Kritik KPU Telat Respons Tekanan Politik

- Apahabar.com Sabtu, 5 Januari 2019 - 12:00 WIB

Eks Komisioner Kritik KPU Telat Respons Tekanan Politik

Diskusi bertajuk Menuju Pemilu Bermutu. Foto-detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Mantan Komisioner KPU Sigit Pamungkas mengkritik KPU yang dinilai telat merespons tekanan politik. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap KPU dinilainya menurun.

“Akibat tekanan politik yang tidak dihandle dengan bagus, terakhir survei LSI dan ICW tingkat kepercayaan KPU Bawaslu di bawah 70 persen padahal pada saat dilantik 80 persen, turunnya jauh sekali,” kata Sigit yang kini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit) dalam diskusi bertajuk ‘Menuju Pemilu Bermutu’ di The Atjeh Connection, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019).

Dia mengatakan tekanan politik terhadap KPU sangat besar. Salah satu contoh terbaru, menurut Sigit, adalah kabar bohong alias hoax surat suara yang tercoblos.

Baca Juga: KPU Gelar Rapat Validasi Surat Pemilu 2019

“Tekanan politiknya yang besar sekali, kasus terakhir tujuh kontain itu, ini bukan tekanan pertama yang nyerang ke KPU,” ucapnya.

Sigit pun menyebut isu-isu lain yang menurutnya menyerang KPU dan lambat direspons. Antara lain, soal IT yang diretas, hingga kotak suara dari kardus.

“Seperti soal IT KPU di hack, lalu orang gila atau disabilitas mental masuk DPT, lalu KPU dituduh tidak netral dengan penomoran pilpres dengan menambahkan angka 0,” ujar Sigit.

“Pada kasus terkahir untungnya KPU bisa keluar isu tujuh kontainer itu, kotak suara kardus telat direspons meskipun akhirnya direspons. Telat untuk banyak kasus KPU merespons,” pungkasnya.

Baca Juga: Cuncung Syafruddin H Maming, Dari Kades Pulau Burung Menuju Parlemen di Senayan (Bagian 1)

Sumber: Detiknew
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Ustadz Mushaffa Zakir Kunjungi Korban Kebakaran di Gang Surya Banjarmasin Barat
apahabar.com

Politik

Didukung Habaib dan Asatidz, Masyarakat Tanbu Diajak Pilih SHM-MAR
apahabar.com

Politik

SAH! Gerindra Usung Abdul Haris Makkie-Ilham Nor di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Begini Alasan TKD Kalsel Gelar Nobar Debat Pilpres Putaran Kedua
apahabar.com

Politik

Program SHM-MAR Disambut Gembira Warga Desa Sejahtera Tanbu
apahabar.com

Politik

Dahnil: Apabila Menang, Prabowo Komitmen Pidato di Sidang Umum PBB
apahabar.com

Politik

Habib Banua: Kemenangan SHM-MAR adalah Kemenangan Masyarakat Tanah Bumbu
apahabar.com

Politik

Jalani Pemeriksaan Berjam-jam, Identitas Terlapor Dugaan Pelanggaran Pidana di Pilgub Kalsel Masih Misteri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com