Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Excavator Robohkan Bangunan Samping Jembatan Alalak

- Apahabar.com Minggu, 27 Januari 2019 - 15:16 WIB

Excavator Robohkan Bangunan Samping Jembatan Alalak

Excavator Hitachi tipe EX200 sedang membongkar bagian lantai atas ruko bekas apotek di aera pembebasan lahan Jembatan Alalak I, Jalan Brigjend Hasan Basri, Kayutangi, Minggu (27/1/2019). apahabar.com/Foto-Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Proyek renovasi Jembatan Alalak, Jalan Trans Kalimantan mulai terlihat. Puluhan rumah dan ruko yang berdiri di area renovasi jembatan satu per satu rata dengan tanah.

Seiring renovasi, angkutan truk dari Banjarmasin ke Batola dan sebaliknya dipindahkan melewati jalan alternatif menuju Kilometer 17 yang menyambung ke arah Jalan Lingkar Utara.

Pemerintah, melalui pelaksana kontraktor pembangunan Jembatan Alalak I sudah membebaskan lahan sejak beberapa bulan terakhir. Rata-rata rumah yang terbuat dari kayu dibongkar sendiri pemiliknya. Sementara untuk merobohkan ruko, petugas menurunkan excavator.

Sepeti ruko eks apotek dan penginapan berlantai tiga di kawasan tersebut harus dibongkar menggunakan excavator Hitachi tipe EX200.

Selain karena tinggi dan besar, ruko ini nampak sangat kokoh. Hal itu terlihat begitu sulitnya excavator itu menghancurkan lantai demi lantai bangunan berwarna ungu tersebut.

Pembangunan kembali jembatan yang digadang-gadang bergaya cable stayed ini nanti akan menghubungkan dua wilayah yakni Kabupaten Batola dan Kota Banjarmasin.

Cable Stayed adalah jembatan yang menggunakan kabel-kabel berkekuatan tinggi sebagai penggantung yang menghubungkan gelagar dengan menara.

Model yang mengandalkan kabel sebagai penahan beban jembatan, diperuntukkan bagi lintasan antar wilayah yang biasanya terpisah oleh sungai, lembah ataupun di atas tanah datar. Keindahan kabel bentangan menjadi daya tarik tersendiri di jembatan itu nantinya.

Nantinya panjangnya jembatan mencapai 850 meter termasuk oprit. Sedangkan bentang tengahnya mencapai 120 meter. Untuk lebar jembatan mencapai 20 meter dan akan ada empat jalur.

Baca Juga: Dua Petani di Banjar Gasak Emas Puluhan Gram

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Banjir Awal 2020, Basarnas Alihkan Kesiapsiagaan di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Ulama Manado Asal HST Wafat, Dua Bupati Sampaikan Duka Mendalam
apahabar.com

Kalsel

Jelang UNBK 2019, Ini yang Dikhawatirkan SMA Negeri 11 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Libur Lebaran, Makam Panjang di Balangan Kebanjiran Pengunjung
apahabar.com

Kalsel

Badan Restorasi Gambut Targetkan 2 Juta Hektar Lahan di Kalimantan Dipulihkan
apahabar.com

Kalsel

Peringkat 4 Tercepat, KPU Batola Jemput Bola Genjot Sirekap
apahabar.com

Kalsel

Ini Harapan Untuk Ketua Baru Perpeo Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tambah Belasan, Tanbu Nyaris 200 Kasus Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com