Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Gelar Kongres PSSI Bahas Satgas Anti Mafia

- Apahabar.com Rabu, 16 Januari 2019 - 05:30 WIB

Gelar Kongres PSSI Bahas Satgas Anti Mafia

Logo PSSI.foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar kongres tahunan di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1).

Dalam kongres, tak hanya ingin mengevaluasi hasil 2018, tapi juga membahas tentang pemberantasan mafia bola.

“PSSI tentu membaca dinamika yang terjadi. Sekalipun kongres ini adalah kongres tahunan yang membicarakan evaluasi tahun 2018 dan rencana program setahun berikutnya, PSSI tidak mungkin menutup mata dengan kondisi-kondisi terkini,” kata Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono kepada Antara di Jakarta, Selasa (15/1).

Joko melanjutkan, prestasi tim nasional menjadi salah satu hal yang akan dibicarakan dalam kongres.PSSI, dia menambahkan, memerhatikan harapan-harapan publik terhadap tim nasional.

Baca Juga: Gaet Pemain Liga 2 dan 3, Hasnur: Rekrutmen Sesuai Kebutuhan

Selain itu, akan didiskusikan pula soal-soal terkait kasus pengaturan skor yang merebak beberapa bulan terakhir.

“Ada inisiatif dari kepolisian yang membentuk satgas anti mafia sepak bola dan itu segaris dengan pembentukan komite ad hoc integritas PSSI. Kami melihat situasi ini penting dibahas dalam kongres,” tutur Joko.

Selanjutnya, PSSI juga mengangkat kabar pengembangan sepakbola Indonesia selama dua tahun sebelumnya yang fokus kepada pelatih, pemain dan wasit.

“Hal itu tentu menjadi perhatian, sesuai dengan bantuan FIFA melalui program FIFA Forward,” ujar Joko.

Terakhir, dalam kongres tahunan itu, PSSI akan membahas program sepak bola untuk kemanusiaan yang dijalankan bersama FIFA dan AFC.

Baca Juga: Barito Amankan Trio Timnas U22 Hingga 2022

Rencananya, proyek kemanusiaan itu akan berjalan setidak-tidaknya bulan Maret 2019.

“Kami akan memformulasikan hal-hal strategis yang tepat. Program ini juga menjadi perhatian FIFA dan AFC, yaitu bagaimana membangun harapan baru melalui sepak bola. Di Indonesia, ini berkaitan dengan daerah yang terkena bencana seperti Lombok, Palu, Lampung dan seterusnya,” pungkas Joko.

Baca Juga: Tangani Madura United, Dejan Bicara Gelar Juara!

Semua peserta sudah diundang sebulan sebelum pelaksanaan kongres. Dan sampai Selasa (15/1) registrasi kehadiran peserta yang dilakukan secara daring sudah mencapai 90 persen. Pendaftaran dilakukan sampai tanggal 17 Januari 2019.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Deontay Wilder Ungkap Biang Kerok Kekalahan dari Tyson Fury

Sport

Deontay Wilder Ungkap Biang Kerok Kekalahan dari Tyson Fury
apahabar.com

Sport

136 Atlet Popda Banjarmasin Pasang Target Juara Umum
apahabar.com

Sport

Menanti Debut Perdana Evan Dimas
apahabar.com

Sport

Rakernas SIWO di Banjarmasin Bakal Dibuka Menpora
apahabar.com

Sport

Rombak Tim, Barito Ingin Juara Musim Depan
apahabar.com

Sport

Diwaspadai Arema, Samsul Siap Menangkan Barito
apahabar.com

Sport

Yaya Toure Berbagi Tips Lancar Puasa Bagi Pesepakbola
apahabar.com

Sport

F1 2020 Digelar Sebanyak 22 Seri, Berikut Jadwalnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com