2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Gunung Merapi 2 Kali Keluarkan Lava Pijar

- Apahabar.com Minggu, 13 Januari 2019 - 11:35 WIB

Gunung Merapi 2 Kali Keluarkan Lava Pijar

Ilustrasi lava. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat dua kali guguran lava pijar meluncur dari Gunung Merapi, Minggu (13/1) dini hari.

Lava pijar mengalir ke arah hulu Kali Gendol.”Guguran lava pijar teramati dua kali ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak luncur maksimal 400 meter pada pukul 2.34 WIB,” kata Heru Suparwaka dari BPPTKG mengutip Antara.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Utara

Pada 13 Januari 2019 mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, BPPTKG mengamati asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang setinggi tinggi 50 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

BPPTKG selama mengamati gunung api itu juga mencatat 20 kali gempa guguran dengan amplitudo 2,5 sampai 25 milimeter yang berlangsung selama 8,6 sampai 40,2 detik.

Sebelumnya, Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida mengatakan guguran itu masih akan muncul selama masih ada pertumbuhan kubah lava di gunung teraktif di Indonesia itu.”Selama kubah lava masih tumbuh, guguran masih akan terjadi,” terang Hanik.

Baca Juga:  Sempat Tertidur Saat Gempa Lombok, Gunung Agung Erupsi Lagi

Berdasarkan analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi yang dirilis BPPTKG per 11 Januari 2019, volume kubah lava mencapai 439.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan mencapai 3.400 meter kubik per hari atau lebih kecil dari pekan sebelumnya.

Saat ini, kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari.

Mengacu pada data aktivitas vulkanik Merapi, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Baca Juga:  Giliran Cilacap Diguncang Gempa 4,5 SR

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tahun 2019, 164 Ribu Rumah Kesulitan Bayar Biaya Sambungan Listrik
apahabar.com

Nasional

Ma’ruf Amin: Pemerintah Tingkatkan Akses Lapangan Kerja Bagi Difabel
apahabar.com

Nasional

Pagi Buta, Begal Sapi Penembak Polisi di Tala Berhasil Diringkus!
apahabar.com

Nasional

Jelang PON XX, Tolikara Siapkan Nanas Bokondini jadi Minuman Kemasan
apahabar.com

Nasional

Polisi Tetapkan 3 Orang Masuk DPO Kerusuhan Wamena
apahabar.com

Nasional

Mulai Hari Ini, Insentif Gaji di Bawah Rp 5 Juta Cair
apahabar.com

Nasional

Sebelum ke Indonesia, Jenazah Ani Yudhoyono Disemayamkan dan Disalatkan di KBRI Singapura
apahabar.com

Nasional

AS Catatkan 1,15 Juta Kasus Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com