Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

HBI Diduga Langgar Perda, FPI Tak Punya Bukti

- Apahabar.com Selasa, 1 Januari 2019 - 03:48 WIB

HBI Diduga Langgar Perda, FPI Tak Punya Bukti

Organisasi Masyarakat Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Kalimantan Selatan berbincang dengan aparat kepolisian sebelum melakukan monitoring di Tempat Hiburan Malam (THM). Foto-apahabar.com/baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Tak pandang bulu, pada awal pergantian tahun 2019 pun organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Kalimantan Selatan memantau dan menyisir tempat hiburan malam (THM) di Kota Banjarmasin.

Kali ini, sasarannya mengarah kepada Hotel Banjarmasin Internasional (HBI) bertempat di jalan A Yani Km 5.

Ketua Tanfidzi DPD FPI Kalsel, Habib Mahdi bin Yahya, mengatakan pemantauan itu dilakukan untuk menegakkan aturan Perda Kota Banjarmasin nomor 12 tahun 2016 tentang usaha penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi.

“Kami monitoring HBI dulu. Kalau ditemukan pelanggaran, kami koordinasi dengan polisi dan Satpol PP,” katanya.

Pemantauan ini diawali karena beberapa hari yang lalu ia telah menemukan jam operasional Hotel Banjarmasin Internasional larut sampai pukul 03.00 Wita.

Namun setelah diselidiki dan dibiarkan masuk pada Selasa (1/1/2019) dini hari, pihaknya tidak menemukan kesalahan berupa waktu operasional lewat dari aturan Perda terkait.

Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol Uskiansyah tidak memasalahankan perlakukan ormas Islam tersebut, terhadap ketaatan pada Perda Pemko.

Sebab, apabila benar tempat hiburan melakukan pelanggaran, FPI tidak punya kewajiban untuk menghentikan atau menutupnya. Karena semua itu kewajiban aparat kepolisian.

“Kami sudah memantau THM di Banjarmasin Timur sudah tutup tetap waktu, tapi mereka (FPI) masih ngotot ingin masuk. Jadi kami silahkan, dan hasilnya tidak ada pelanggaran,” ucapnya.

Pernyataan itu menguat dari Manajemen pengelola HBI Heriansyah yang tidak membenarkan bahwa pihaknya melanggar jam operasional yang telah diputuskan Pemko Banjarmasin.

“Mereka (FPI) cuma memonitor, tapi setelah dilihat itu tidak benar. Karena kita menaati peraturan daerah,” timpalnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

 

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Angin Segar Guru Honorer Kalsel, Disdik Segera Usulkan Kenaikan Gaji
apahabar.com

Kalsel

Dulu-Kini, Mengenal Gerakan Sosial Laung Bahenda di Batola
apahabar.com

Kalsel

RSJ Sambang Lihum Terapkan Self Monitoring Covid-19, Berikut Pola Kerjanya
apahabar.com

Kalsel

Untuk Keempat Kalinya, Ketua BAPPILU Bantu Penanganan Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Tapin Endus Dugaan Money Politik di Desa Banua Hanyar
apahabar.com

Kalsel

Imbas WFH, Jumlah Ibu Hamil di Banjarmasin Melonjak?
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, BMKG Peringatkan Warga di Enam Wilayah Hulu Sungai Waspada
apahabar.com

Kalsel

Isak Tangis dan Doa Iringi Pemakaman Korban Serangan Kobra
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com