Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Identifikasi Korban Lion Air PK-LQP Perlu Waktu 3 Minggu

- Apahabar.com Rabu, 16 Januari 2019 - 11:30 WIB

Identifikasi Korban Lion Air PK-LQP Perlu Waktu 3 Minggu

Pencarian puing Lion Air terus dilakukan. Foto-Pikiran Rakyat

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Pol Edy Purnomo menyebut, memerlukan waktu paling cepat tiga minggu untuk proses identifikasi bagian tubuh diduga penumpang Lion Air PK-LQP.

Hal ini dikarenakan bagian tubuh yang ditemukan berupa tulang belulang dan telah terendam air laut lebih dari dua bulan sehingga menyulitkan dalam proses identifikasi.

“Paling cepat tiga minggu prosesnya (identifikasi), semogga hasilnya bisa keluar karena memang dalam kasus tulang belulang ini membutuhkan waktu lebih lama dan faktor kesulitan cukup banyak,” ujarnya kepada awak media, Selasa (15/1/2019).

Meski demikian, Edy berjanji pihaknya akan tetap berusaha semaksimal mungkin dalam proses identifikasi tersebut.

Baca Juga: RS Polri Terima 4 Kantong Jenazah Diduga Korban Lion Air PK-LQP

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin dan semogga masih ada DNA yang bisa kami peroleh,” ucapnya saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil menemukan tulang belulang seberat tujuh kilogram yang diduga merukan bagian tubuh dari penumpang Lion Air registrasi PK-LQP.

Tujuh kilogram bagian tubuh korban itu ditemukan dari dasar laut ketika penyelam berusaha mencari CVR di kedalaman lebih kurang 33 meter di dasar laut perairan Tanjung Karawang.

RS Polri sendiri pada Senin (14/1/2019) malam sekira pukul 21.17 WIB telah menerima empat kantong jenazah berisi bagian tubuh diduga penumpang pesawat nahas yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2018 lalu di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

Reporter: Badri
Editor: Syarif

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Tembak Mati 3 Bandar Sabu 288 Kilogram
apahabar.com

Nasional

Catet, Wisata di Togean Belum Dibuka Imbas Covid-19
apahabar.com

Nasional

Dua Penyerang Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Jenguk Wiranto di RSPAD
apahabar.com

Nasional

BP Jamsostek Sudah Serahkan Data 11,8 Juta Penerima Subsidi Gaji ke Kemenaker
apahabar.com

Nasional

Penghuni Rutan di Riau Tidur Bak Kelelawar
apahabar.com

Nasional

Soal Isu Pelanggaran Kode Etik, Ini Kata Menkes Terawan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tegaskan Belum Ada Pelonggaran PSBB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com