Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam!

Inflasi, TPID Kaltara Usulan Pembentukan BUMD Pangan

- Apahabar.com Senin, 21 Januari 2019 - 15:36 WIB

Inflasi, TPID Kaltara Usulan Pembentukan BUMD Pangan

Ilustrasi. Foto-klikmadiun.com

apahabar.com, TARAKAN – Dua dari tiga komoditas potensial penyumbang inflasi di Kalimantara Utara adalah bahan pangan atau makanan.

Guna mengendalikan inflasi di sektor tersebut, TPID Kaltara mengusulkan dibentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMD) Pangan oleh Pemerintah Provinsi Kaltara.

BUMD memiliki peran memenuhi suplai komoditas pangan melalui Kerja Sama Antar Daerah (KAD). Setelah BUMD, pembentukan satuan tugas Operasi Pasar juga perlu dilakukan. Nantinya, satgas tersebut rutin melakukan operasi pasar dan pasar murah.

Baca Juga: Inflasi, 3 Komoditas Potensial Paling Diwaspadai di Kaltara

“Direkomendasikan juga untuk membentuk protokol manajemen krisis kenaikan harga sebagai panduan anggota TPID dalam mengantisipasi lonjakan harga komoditas utama penyumbang inflasi. Dan, mengoptimalisasi program peningkatan produksi komoditas penyumbang inflasi antara dengan Gerakan Tanam Serentak Rumah Pangan Lestari,” ujar Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dikutip dari laman resmi Pemprov Kaltara, 21 Januari 2019.

Sebagai informasi, pada Desember 2018, inflasi Kaltara tertinggi setelah Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni sebesar 1,60 persen. Sementara inflasi nasional, di bulan yang sama hanya 0,62 persen. Secara tahunan, inflasi nasional tercatat 3,13 persen sedangkan Kaltara 5,00 persen. Hal ini menempatkan Kaltara kedalam 5 provinsi yang berada di atas target nasional.

Sumber tekanan inflasi pada Desember 2018 terjadi pada kelompok administered price dan volatile foods sebagai dampak kenaikan permintaan dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru.

BI Kaltara memaparkan bahwa karakteristik inflasi di Kaltara, dalam 6 tahun terakhir inflasi Kaltara memiliki 2 siklus utama. Yakni, inflasi akan meningkat yang disebabkan kenaikan permintaan pada momen hari-hari besar keagamaan dan nasional (HBKN) dan liburan. Lalu, inflasi relatif menurun sesudah HBKN dan liburan.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Naik, Kaltara Bersurat ke Pusat

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltara

Tak Sampaikan LPJ, Siap-Siap Tak Dapat Bantuan
apahabar.com

Kaltara

Pasca Cuti Bersama, Gubernur Kaltara Siap Tindak Pegawai Bandel
apahabar.com

Kaltara

Urusan Pencegahan Korupsi, Kaltara Ke-5 Besar Nasional
apahabar.com

Kaltara

Diguyur Hujan, Upacara Sumpah Pemuda di Perbatasan Indonesia- Malaysia Lancar
apahabar.com

Kaltara

Pemerintah Kaltara Dorong Pengawasan Pertambangan
apahabar.com

Kaltara

Dua Warganya Meninggal Dunia, Kaltara Waspada DBD
apahabar.com

Kaltara

Viral, Tanah Longsor di Konsesi Tambang, ESDM Kaltara Janji Investigasi
apahabar.com

Kaltara

Belasan Perusahaan di Kaltara Butuh Ratusan Tenaga Kerja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com