VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Ini 5 Etika Sebelum Naik Pesawat yang Perlu Diketahui

- Apahabar.com Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:30 WIB

Ini 5 Etika Sebelum Naik Pesawat yang Perlu Diketahui

Ilustrasi penumpang di dalam pesawat. Foto-ThinkStock

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketika bepergian menumpang pesawat, ada beberapa aturan tidak tertulis yang harus diperhatikan. Aturan ini terkait dengan etika selama di pesawat, agar kamu dan penumpang lain nyaman selama perjalanan.

Saat bepergian naik pesawat, ada beberapa aturan Mengutip TripSavvy, kamu perlu memperhatikan lima etika ini. Jangan sampai ketidaktahuan kamu bikin kesal penumpang lain di pesawat.

Dilema sandaran tangan

Sandaran tangan di pesawat adalah elemen kecil yang sering luput dari perhatian. Sandaran tangan baru terasa penting, ketika kamu duduk di kursi tengah. Kamu mungkin tidak dapat memakainya, karena penumpang di kanan dan kiri telah menguasainya.

Kalau ini yang terjadi, kamu sebenarnya bisa merebut sandaran tangan itu. Penumpang yang satu telah mendapatkan jendela sebagai sandaran kepala.

Sementara yang lain duduk di dekat lorong, sehingga mereka dapat dengan mudah untuk pergi ke toilet.

Namun sebelum ini semua terjadi, kamu memang sebaiknya memilih tempat duduk di dekat jendela atau lorong.

Menaruh tas tepat di atas kamu di dalam bagasi kabin

Saat hendak menyimpan barang di bagasi kabin di atas kursi kamu, bagasi kabin sudah penuh. Ini yang sering terjadi di pesawat. Kamu terpaksa menyimpan barang di bagasi kabin yang jauh dari kursi kamu.

Padahal, menyimpan barang di bagasi kabin tepat di atas kursi memudahkan kamu saat keluar dari pesawat.

Jangan merebahkan kursi

Jangan merebahkan kursi, karena ini akan mengganggu penumpang di belakang kamu. Merebahkan kursi 5 cm saja bisa membuat orang di belakang kamu menderita, karena ruang geraknya menyempit.

Lagipula kalau kamu mengubah posisi sandaran kursi secara mendadak, sementara penumpang di belakang sedang menaruh gelas berisi minuman di nampan kursi, minumannya bisa tumpah. Kamu enggak mau, kan, dia marah gara-gara keteledoran kamu?

Meminta pendapat soal jendela

Kalau kamu duduk di kursi dekat jendela, kamu tentu punya kendali atas jendela itu. Kamu bisa membiarkannya tetap terbuka atau tertutup. Namun sebelum membuka atau menutup jendela, kamu perlu bertanya kepada penumpang di sebelah kamu.

Kalau mereka ingin suasana gelap yang sama dengan keinginan kamu, kamu bisa menutup jendela. Kalau mereka menginginkan hal berbeda, kamu bisa meminta mereka untuk bertukar tempat duduk.

Mematikan ponsel

Tidak ada yang lebih menyebalkan dari mendengarkan percakapan orang lain via telepon di pesawat. Kamu perlu tetap tenang di pesawat, demi kenyamanan semua penumpang. Lagipula, demi keamanan penerbangan.

Citilink Indonesia melalui akun Twitter resminya (@Citilink) mengungkapkan, telepon dan perangkat elektronik lainnya harus dimatikan untuk mencegah gangguan radio transmisi dan komunikasi sistem pesawat.

Setelah take off (ketinggian > 10.000ft) dan sebelum landing, perangkat elektronik boleh digunakan dengan mengaktifkan Airplane Mode.

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Travel

Menggenjot Wisatawan Lewat Event Wisata Banjarmasin, Catat Tanggalnya
apahabar.com

Travel

Ini Kamar Hotel Unik untuk yang Hobi Berpetualang
apahabar.com

Travel

5 Tips Hindari Kehabisan Napas di Bandara
apahabar.com

Travel

Qatar Terapkan Pajak Dosa untuk Minuman Beralkohol
apahabar.com

Travel

Cerita Kastil di Prancis yang Dihuni Hantu Bergaun Hijau
apahabar.com

Travel

Penginapan di Banten Banting Harga Usai Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Travel

3 Kota di Eropa Ini Pernah Hilang dan Ditemukan Kembali
apahabar.com

Travel

Kemenhub Naiknya Harga Tiket Pesawat Masih Dalam Batas Wajar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com