LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April

Ini Prediksi Tren Kuliner di Indonesia 2019 Versi Go-Food

- Apahabar.com Selasa, 15 Januari 2019 - 16:22 WIB

Ini Prediksi Tren Kuliner di Indonesia 2019 Versi Go-Food

Aristo Kristandyo, VP Marketing Go-Food, dan Chatherine Hindra Sutjahyo, Chief Commercial Expansion Gojek dalam konferensi pers. Foto-Uzone.id

apahabar.com, JAKARTA – Sempat berbagi pandangan tentang tren kuliner di Indonesia pada 2018 lalu, Go-Food, layanan pesan antar makanan yang merupakan bagian dari Gojek, juga mengungkapkan prediksi kuliner pada 2019 ini.

“Terkait dengan tren kuliner 2019, Go-Food juga memiliki prediksi makanan dan minuman yang akan memiliki pertumbuhan yang sangat positif. melalui hasil analisa big data, makanan dengan tema kesehatan dan jajanan unik diprediksi akan menjadi tren di tahun ini,” ujar Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Commercial Expansion Gojek, seperti dilansir dari Uzone.id.

Baca Juga: Tongkrongan Akhir Pekan, Wisata Kuliner Wasaka dan ‘Mawarung Baimbai’

Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya pencarian kata kunci jenis kuliner makanan sehat seperti saladgreen teaburger sushi, dan lain sebagainya.

Demikian yang disampaikan Catherine lebih lanjut dalam konferensi pers Go-Food Berbagi Pandangan tentang Pencapaian 2018 dan Prediksi Kuliner 2019 serta Apresiasi Pemenang Pesta MaMiMuMeMo di Gedung Pasaraya Blok M, Jakarta, belum lama ini.

Aristo Kristandyo, VP Marketing Go-Food, juga menyampaikan bahwa ada peningkatan merchant makanan vegetarian. “Semakin banyak pesanan, orang yang memilih atau search sayuran atau vegetarian juga lebih meningkat,” kata Aristo.

Baca Juga: Cuma Rp10 Ribu, Nikmatnya Katupat Batumis Khas Banjar

“Sedangkan untuk jajanan unik banyak pula bermunculan beberapa kata kunci populer seperti cheese teaindonut (jajanan olahan mi berbentuk donat), sushinut (varian sushi dengan rasa unik) dan lain sebagainya,” ungkap Catherine.

Dari data ini menunjukkan bahwa masyarakat kerap cukup mudah menerima dan mencoba jenis makanan baru.

Dalam kesempatan yang sama, Aristo juga mengungkapkan bahwa prediksi awal adalah makanan yang bisa memadukan unsur lokal dan internasional.

Baca Juga: Resep Membuat Beef Teriyaki ala HokBen

“Kenapa? Mungkin karena masyarakat Indonesia mendambakan variasi produk, merchant pun harus pintar dalam berinovasi,” ujar Aristo. Aristo juga menyampaikan bahwa kopi, minuman yang paling populer dipesan di Go-Food selama 2018, juga akan tren di 2019.

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Jamur Tiram Ramaikan Festival Kuliner Banjar
apahabar.com

Gaya

Gowes Saat Pandemi, Ini Tips Dinkes Kalsel
apahabar.com

Gaya

Arloji Pintar OPPO Segera Masuk Indonesia
apahabar.com

Gaya

Apple Hapus 2.500 Game dari App Store China
Selain Tenaga Medis, Ini Sosok Bersahaja Saat Covid-19

Gaya

Selain Tenaga Medis, Ini Sosok Bersahaja Saat Covid-19
apahabar.com

Gaya

Kecanduan Makan Plastik Sejak Usia 7 Tahun, Robert: Warna Biru Paling Lezat
apahabar.com

Gaya

Begini Akibatnya Jika Presiden Brasil Posting Video Cabul di Twitter
apahabar.com

Gaya

Menggiurkan, Budi Daya Ikan Cupang Raup Untung Hingga Ratusan Juta per Bulan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com