Live Streaming SCTV PSG vs Man United Liga Champions Malam Ini, Link Siaran Langsung Vidio.com Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan Terduga Penyusup Diamankan, Kapolda Kalsel Angkat Bicara Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes

Isu Kepemilikan Asing, Go-Jek Ditolak di Filipina!

- Apahabar.com Rabu, 9 Januari 2019 - 11:59 WIB

Isu Kepemilikan Asing, Go-Jek Ditolak di Filipina!

ilustrasi gojek. Ist

apahabar.com, JAKARTA– Langkah Go-Jek untuk melebarkan sayapnya di pasar Asia Tenggara tersendat. Penyebabnya, pemerintah Filipina menolak layanan berbagi kendaraan (ride-hailing) karena isu kepemilikan asing.

Reuters melaporkan, regulator transportasi Filipina menolak Go-Jek meluncurkan layanannya karena masalah kepemilikan asing, menurut pejabat pemerintahan Filipina, seperti dikutip Rabu, (9/1/2019) dari CNBC Indonesia.

Baca Juga: Soal Persekusi, Driver Online Gojek dan Grab Mengadu ke DPRD Kalsel

Chairman The Land Transportation Franchising and Regulatory Board (LTFRB), Martin Delgra mengatakan pihaknya menolak permohonan anak usaha Go-Jek untuk menjadi layanan ride-hailing terbaru di Asia Tenggara.

Velox Technology Philippines Inc, sebuah unit usaha milik Go-Jek, “Tidak memenuhi persyaratan kewarganegaraan dan aplikasi tidak terverifikasi sesuai dengan aturan kami,” kata Delgra, hari ini.

Baca Juga: BBM Satu Harga Bakal Pacu Ekonomi Desa Bajayau

Sejauh ini belum ada tanggapan resmi. Go-Jek tidak segera memberikan tanggapan atas masalah ini. Go-Jek merupakan startup ride-hailing yang memiliki valuasi di atas US$1 miliar. Go-Jek termasuk salah satu startup yang banyak mengumpulkan dana dari investor asing. Beberapa investor Go-Jek adalah Tencent Holdings Ltd, dan JD.com.

Baca Juga: Benar Nih,  Insentif Gojek Singapura Capai Belasan Juta?

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Upaya Tingkatkan PAD, PT Ambapers Siap Buka Jasa Layanan Pelabuhan
apahabar.com

Ekbis

BUMN Dituntut Cepat Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman
apahabar.com

Ekbis

Bank Sentral Sudah Turunkan Suku Bunga, Rupiah Tetap Melemah
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Kalimantan Tambah Pasokan BBM Jelang Lebaran
Sepanjang 2019, OJK Tarik Rp5,9 T dari Industri Jasa Keuangan

Ekbis

Sepanjang 2019, OJK Tarik Rp5,9 T dari Industri Jasa Keuangan
apahabar.com

Ekbis

Kesadaran Masyarakat akan Keamanan Siber Masih Kurang
apahabar.com

Ekbis

UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Berikut Daftar Lengkapnya untuk 34 Provinsi
apahabar.com

Ekbis

Salip Yuan, Rupiah Kokoh di Puncak Klasemen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com