Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

Jemaah Umrah Indonesia, Keluhkan Perekaman Biometrik Ulang di Saudi

- Apahabar.com Jumat, 11 Januari 2019 - 21:26 WIB

Jemaah Umrah Indonesia, Keluhkan Perekaman Biometrik Ulang di Saudi

Sejumlah calon jamaah umrah tampak kelelahan saat menunggu proses biometrik di kantor VFS Tasheel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Jemaah umrah asal Indonesia mengeluhkan adanya perekaman biometrik ulang setibanya di Saudi. Padahal sebelumnya, mereka sudah melakukan kegiatan serupa di tanah air oleh VFS Tasheel.

Sebagaimana diberitakan republika.co.id, pemilik Travel Umrah Hajar Aswad, Andriyani mengaku kebingungan dengan kebijakan tersebut.
Pasalnya, sebelum berangkat, jemaah umrah yang berangkat melalui agen perjalanannya telah melakukan rekam biometrik di kantor cabang VFS Tasheel.

“Kemarin jamaah saya yang ke sana masih tes biometrik di Madinah. Jadi ini kan mubazir, sia-sia belaka,” tutur Andriyani.

Baca Juga: Stadion Demang Lehman Siap Tampung Ribuan Jemaah Haul Sekumpul

Andriyani berharap dalam waktu dekat kebijakan untuk melakukan pemeriksaan biometrik ulang di tanah suci sudah tidak diberlakukan lagi.

Dia pun menilai rekam biometrik ulang tersebut lantaran sebagai bentuk kehati-hatian kerajaah arab Saudi, terlebih pelaksanaan rekam biometrik di dalam negeri baru saja diberlakukan.

“Saya tak tahu sampai kapan, mungkin Saudi menganggap ada beberapa yang belum biometrik, karena ini masih transisi. Mereka khawatir ada yang belum biometrik, kita berharap Februari sudah tak berlaku lagi,” tuturnya.

Lebih lanjut Andriyani menambahkan kebijakan perekaman biometrik di dalam negeri telah membuat cost jamaah bertambah.

Sebab jelas dia lokasi kantor cabang VFS Tasheel yang hanya ada di beberapa daerah saja.

Biro perjalanan umrah Hajar Aswad yang berkantor di Solo sampai harus mengurus calon jemaah umrah untuk perekaman biometrik di kantor cabang VFS Tasheel Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.

“Ribet banget dan tambah biaya, bukan karena biaya perekaman biometriknya tapi karena akomodasi yang bertambah, juga menyita waktu pikiran lagi,” kata dia sembari berharap VFS Tasheel membuka kantor cabangnya di Solo, Jawa Tengah.

Editor : Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Relawan Haul ke 14 Guru Sekumpul Gotong Royong Pasang Umbul-umbul
apahabar.com

Habar

Kiai Ma’ruf Taburkan Bunga di Makam Pendiri NU di Kalsel
apahabar.com

Habar

Muhammadiyah: Pembatalan Haji 2020 Langkah Tepat yang Diambil Pemerintah
apahabar.com

Habar

Lebih Afdal Zakat Fitrah dengan Beras atau Uang? Simak Penjelasan MUI Kalsel
apahabar.com

Habar

Mencintai dan Teladani Rasul SAW Jadi Tantangan Berat di Era Digital
apahabar.com

Habar

Sendirian di Norwegia, Rae Jalani Puasa dengan Menggigil
apahabar.com

Habar

Ponpes Yasin Angkat Bicara Soal “Rambut Rasulullah” yang Terbukti Palsu
apahabar.com

Habar

Haul Abah Guru Sekumpul ke-14 Akan Digelar di Yaman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com