Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga

Kalimantan Selatan Relatif Aman DBD

- Apahabar.com Rabu, 16 Januari 2019 - 18:31 WIB

Kalimantan Selatan Relatif Aman DBD

Ilustrasi nyamuk membawa virus DBD.Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Demam Berdarah Dengue (DBD) penyakit menular disebabkan virus dengue yang dibawa nyamuk. Penyakit ini biasanya datang saat musim penghujan.

Hingga akhir Desember 2018 Kementerian Kesehatan (Menkes) merilis ada 22 provinsi yang terjadi peningkatan kasus suspek dengue. Dari 22 provinsi, ada beberapa wilayah yang dinyatakan masuk kategori kejadian luar biasa (KLB).

Tak salah jika masyarakat Kalimantan Selatan pun mewaspadai sebelum mewabahnya DBD. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Selatan, daerah ini masih relatif aman dari penyakit ini.

Kepala dinas Kesahatan Provisni Kalimantan Selatan, HM Muslimn menyebutkan, sejauh ini kasus DBD di Bumi Antasari masih dibawah batas kategori KLB.

“Dari data Desember 2018, jumlah rata-rata kejadian DBD di Kalimantan Selatan sebanyak 47,91 insiden per 100 ribu orang,” katanya, Rabu (16/1).

Baca Juga: Banjarmasin Gencar Sosialisasikan Waspada DBD

Jumlah itu, tekan Muslim, masih dibawah dari batas kategori KLB yang ditentukan Menkes yakni 49 insden per 100 ribu orang.

Walau Kalimantan Selatan tidak masuk dalam daftar kasus suspek dengue, dinas kesehatan terus mengimbau masyarakat supaya lebih waspada.

“Sebab beberapa bulan kedepan ini curah hujan diprediksi masih cukup tinggi. Makanya kami mengimbau masyarakat untuk mengendalikan kebersihan lingkungan,” sarannya. Bila lingkungan bersih, nyamuk yang membawa bibit virus sulit berkembang.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Melisa, Fans BTS Mengakhiri Hidupnya Karena Bermasalah dengan Sang Ayah
apahabar.com

Gaya

Sapardi Pergi, Hujan di Bulan Juli
apahabar.com

Gaya

Diversifikasi Pangan Ubi Kayu dan Kelor Menjadi Mie Mocaf
apahabar.com

Gaya

Bakso Boedjangan Hadir di Banjarmasin dengan Menu Variatif
apahabar.com

Gaya

Ini 4 Cara Cegah Pneumonia pada Lansia
apahabar.com

Gaya

Di Tengah Pandemi, Lalu Lintas Streaming Film Naik 193 Persen
apahabar.com

Gaya

Ikut Perbarui Fitur Panggilan Video, LINE Tambah Kapasitas hingga 200 Orang
apahabar.com

Gaya

Keseruan Seminar di Outlet Solchic Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com