Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka Masih Didera Covid-19, Denny Indrayana Tetap Perjuangkan PSU yang Jujur dan Adil Seluruh Tempat Wisata di Jaro Tabalong Ditutup Saat Idulfitri Ingin Pukul Ibunya, Seorang Adik di Telaga Langsat HSS Tikam Kakak hingga Tewas Pasca-satu Masjid di Balikpapan Terpapar Covid-19, Perum Bumi Nirwana Dijaga Ketat Petugas

Kanker Payudara pada Lelaki, Bagaimana Pengobatannya?

- Apahabar.com Kamis, 3 Januari 2019 - 07:00 WIB

Kanker Payudara pada Lelaki, Bagaimana Pengobatannya?

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kanker payudara yang kerap diidentikkan dengan perempuan, ternyata juga bisa dialami oleh lelaki. Meski kasusnya sangat langka, tapi faktanya lelaki tetap bisa terkena kanker payudara karena masih memiliki jaringan payudara.

Dikutip dari health.uzone.id, hingga masa pubertas, jaringan payudara pada anak lelaki dan perempuan adalah sama. Keduanya memiliki sedikit jaringan payudara di belakang puting dan areola atau daerah kulit yang lebih gelap di sekitar puting.

Jaringan payudara tersebut terdiri dari beberapa tabung kecil atau saluran yang dikelilingi oleh jaringan lemak, jaringan ikat, pembuluh darah dan pembuluh limfatik.

Baca Juga: Jangan Lupa Cek Kesehatan Hati

Masuk usia dewasa, barulah terjadi perbedaan jaringan payudara antara lelaki dan perempuan. Lalu, seberapa umum bagi seorang lelaki untuk terkena kanker payudara? Di Inggris, Cancer Research UK melaporkan sekitar 390 lelaki didiagnosis dengan kanker payudara setiap tahunya. Sementara itu, jumlah wanita yang didiagnosis menderita kanker payudara adalah 54.800 orang.

Lelaki berusia antara 60 dan 70 lebih mungkin terkena kanker payudara. Begitu juga lelaki yang memiliki kadar estrogen sangat tinggi juga memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara.

Seperti halnya perempuan, jika seorang lelaki memiliki anggota keluarga yang pernah menderita kanker payudara di masa lalu, maka peluangnya untuk terkena kanker juga akan meningkat.

Tanda umum kanker payudara pada lelaki adalah benjolan di jaringan payudara yang bisa dirasakan dekat dengan puting. Benjolan itu juga dapat ditemukan lebih jauh dari puting.

Dilansir dari The Independent, menurut Breast Cancer Care, tanda-tanda tambahan kanker payudara mencakup gejala seperti munculnya cairan dari puting. Selain itu, puting yang berubah atau sensitif, pembengkakan di area dada, bisul di daerah dada atau puting, atau adanya kelenjar getah bening di area ketiak, juga bisa menjadi tanda kanker payudara.

Sama seperti perempuan, pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI juga dianjurkan untuk lelaki yang berisiko terkena kanker payudara.

Sedangkan untuk pengobatan kanker payudara pada lelaki, menurut Breast Health UK, mayoritas lelaki yang didiagnosis menderita kanker payudara mungkin harus menjalani mastektomi atau mengangkat tumor kanker dan sebagian kecil jaringan payudara.

Prosedur ini kemudian akan diikuti oleh perawatan radioterapi yang ditargetkan di area dada untuk membunuh sel kanker yang tersisa. Pihak Breast Health UK, mengatakan seperti kanker payudara pada perempuan, jika kanker terdiagnosis pada tahap awal, pengobatan sangat mungkin dilakukan. Inilah sebabnya mengapa deteksi dini penting sekali ketika kanker mengalami perkembangan.

Baca Juga: Balikpapan Segera Bayarkan Tunggakan Rp2 Miliar ke BPJS Kesehatan

Sumber: health.uzone.id
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

5 Kunci Menjaga Keamanan Makanan
apahabar.com

Gaya

Cara Orang Miliki Mobil Diperkirakan Bakal Berubah
apahabar.com

Gaya

Anda Harus Tahu, Batas Toleransi Tubuh pada Makanan Bersantan
apahabar.com

Gaya

Teknik Ampuh Atasi Cemas Berlebih dengan ‘Mindfulness’, Yuk Dicoba!
apahabar.com

Gaya

Selama WFH, PUBG Mobile Pecahkan Rekor
7 Cara Atur Keuangan di Tengah Covid-19

Gaya

7 Cara Atur Keuangan di Tengah Covid-19
apahabar.com

Gaya

Bamega Lounge dan Terrace, Tempatnya Para Eksekutif Muda Nongkrong
apahabar.com

Gaya

Bukan Gosip, Anya Geraldine Hanya Anggap Rizky Febian Teman Dekat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com