Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Kenapa Artis Seperti Vanessa Angel Bisa Terjerumus dalam Prostitusi?

- Apahabar.com Minggu, 6 Januari 2019 - 17:11 WIB

Kenapa Artis Seperti Vanessa Angel Bisa Terjerumus dalam Prostitusi?

Vanessa Angel. Foto-Instagram

apahabar.com, JAKARTA – Artis Vanessa Angel dan model majalah dewasa Avriellia Shaqqila ditangkap polisi terkait kasus prostitusi. Kedua selebritas terciduk di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur, diduga saat melayani pria pelanggannya. Penangkapan ini menambah deretan kasus prostitusi artis yang terbongkar.

Fenomena pelacuran online melibatkan artis bukan hal baru dan tak mengherankan publik. Sebelumnya Vanessa Angel, sudah ada sederet artis terciduk dalam kasus serupa. Mucikari seperti Robby Abbas juga terang-terangan mengakui bisnis lendir melibatkan artis dijalaninya.

Baca Juga: Tarif Prostitusi Online Artis Vannesa Angel Capai Rp 80 Juta

Tarif layanan syahwat ditawarkan kaum selebritas ke pengguna jasanya hanya sanggup dijangkau oleh orang-orang berkantong tebal. Dalam kasus Vanessa Angel misalnya, polisi mengungkapkan tarif layanannya Rp80 juta. Sedangka Avriellia Rp25 juta.

Lalu, kenapa artis masih saja tergiur menjual diri padahal sudah punya uang banyak dari bermain film, menyanyi, tampil di TV atau menjadi MC berbagai acara?

Pengamat sosial dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Yosafat Hermawan Trinugroho mengatakan bahwa prostitusi online termasuk yang melibatkan artis adalah cerminan masyarakat sekarang yang mendewakan gaya hidup konsumtif dan instan.

Baca Juga: Polisi: Pemesan Vanessa Angel Pengusaha

“Tuntutan hidup tersebut mendorong orang melakukan jalan pintas termasuk prostitusi yang dianggap cepat menghasilkan uang. Dari sisi pengguna mereka merasa berkuasa karena memiliki uang.” kata Yosafat dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Minggu (6/1/2018).

Menurutnya prostitusi online juga marak akibat dampak negatif dari kemajuan teknologi dan media sosial. “Era media sosial seperti sekarang memungkinkan orang membagi informasi dan bertransaksi berbagai hal denga leluasa dan seolah tanpa batas, termasuk prostitusi online,” ujarnya.

Sosiolog dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Sigit Rochadi menilai fenomena artis “menjual” diri bagian dari menjaga eksistensinya sebagai orang populer. “Tujuan utamanya untuk menjaga eksistensi sebagai orang populer,” kata Sigit.

Artis menjaga popularitas mereka salah satunya dengan kehidupan yang glamour dan itu butuh biaya tak sedikit. Maka, tak heran jika sebagian di antaranya menjual diri untuk memenuhi biaya tersebut.

‎”Dibutuhkan sumber daya, terutama finansial untuk menopangnya. Kedua, hidup mewah sudah menjadi gaya hidup anak-anak muda yang melambung tiba-tiba tanpa tangga sosial dan psikologi yang kuat, mereka tinggal di apartemen dengan berbagai fasilitas,” jelasnya.

“Kompetisi dengan sesama artis untuk menjadi yang paling sukses juga menjadi salah satu pendorong.”

Menurutnya artis yang popularitasnya meroket dadakan atau instan biasanya mudah terjerumus dalam prostitusi.

Anggota DPR RI dari PPP, Reni Marlinawati mengatakan penangkapan dua artis terkait bisnis pelacuran di Surabaya harus dijadikan “momentum bagi pemerintah dan aparat kepolisan untuk bersih-bersih praktik prostitusi online di ruang siber.”

Baca Juga: Fakta-Fakta Vanessa Angel Ditangkap Polisi Terkait Prostitusi Online

“Akun media sosial yang telah nyata-nyata menjadi alat promosi prostitusi mestinya pemerintah bekerjasama dengan penyedia media sosial dapat menutup akun tersebut secara sepihak. Karena jelas-jelas melanggar UU Pornografi dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik,” paparnya.

Sumber: Okenews
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

GEMPA TEKTONIK M=4,9 GUNCANG SUMBA BARAT DAYA
apahabar.com

Nasional

Massa Depan Gedung Bawaslu Ricuh

Nasional

Menteri: Tol Cileunyi-Garut-Tasik-Banjar Memasuki Tahap Penentuan Lokasi
apahabar.com

Nasional

Sulbar digoyang Gempa Berkekuatan 3,5 Magnitudo
apahabar.com

Nasional

Sri Mulyani: Koordinasi Belanja Pusat dan Daerah Tidak Sinkron
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Terowongan Nanjung Efektif Kurangi Banjir di Bandung Selatan
apahabar.com

Nasional

Pemerintahan Jokowi Bakal Lengkap Jika Didukung Kekuatan Parlemen
apahabar.com

Nasional

Membelot, Pengamat: DPP PAN Harus Sanksi Muhidin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com