ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Gaya

Jumat, 4 Januari 2019 - 19:43 WIB

Klaim Asuransi Kerusakan dan Kehilangan Mobil di Kalsel Minim

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi lakalantas. Foto - net

Ilustrasi lakalantas. Foto - net

apahabar.com, Banjarmasin – PT. Astra International Daihatsu Banjarmasin mencatat, penggantian biaya asuransi kehilangan mobil di Kalsel masih nihil sepanjang 2018 lalu. Asuransi Astra Buana milik PT.Astra International Daihatsu sedikitnya berhasil mengganti kurang dari sepuluh buah mobil akibat kecelakaan sepanjang 2018.

“Lebih banyak ke arah kecelakaan berat,” ucap Koordinator Astra Provinsi Kalimantan Selatan, Aulia kepada apahabar.com, Jumat (4/1/2019) siang. Aulia menyebutkan kehancuran mobil yang berkisar 75 persen umumnya sudah tidak bisa diperbaiki maka akan diganti pihak Astra dengan yang baru.

Selain itu, Aulia turut memberikan tips aman agar mobil selalu terjaga. Pertama pastikan kondisi oil mobil tersebut sehat sebelum berkendara. Kedua, jangan lupa daftarkan mobil ke asuransi, jika enggan merugi kala terjadinya musibah. Selanjutnya, hindari perjalanan yang berisiko seperti halnya daerah-daerah rawan.

Baca juga :  Dukung PJJ, Orang Tua Harus Begini

Baca Juga: Barisan Mobil yang ‘Dibunuh’ Pabrikan Automotif 2018

Aulia berujar mobil harus dilengkapi dengan Global Positioning System (GPS). Menurutnya, harga GPS relatif murah. Adapun, untuk GPS kualitas standar yang terkoneksi ke internet senilai Rp 3-4 juta.

Sebelumnya, Aulia mengimbau pentingnya sebuah mobil memasang Global Positioning System (GPS). Sebab, dalam beberapa pekan terakhir, khalayak Banua-sebutan Kalsel- digemparkan dengan adanya kasus perampokan terhadap driver online.

Baca juga: EKSKLUSIF: Nyawa di Ujung Tanduk di Sungai Tabuk

Dwi Kartiyugo seorang driver online dirampok oleh penumpangnya sendiri, Minggu (30/12) pukul 07.30 Wita silam di kawasan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Hingga kini polisi masih memburu keberadaan pelaku.

Baca juga :  Ada Manfaat Ajaib Memelihara Ikan Hias

“Dengan adanya GPS otomatis dapat memberitahukan di mana mobil tersebut berada,” ujarnya kepada apahabar.com, Jumat (4/1/2018).

GPS memudahkan pelacakan mobil lantaran terhubung langsung ke internet. Aulia menilai masyarakat awam masih minim memahami pentingnya keberadaan perangkat ini.

Penggunaan GPS, kata dia, umumnya hanya digunakan oleh pengusaha yang bergerak di bidang jasa rental. Jadi, apabila disewakan kepada orang lain, pemilik dapat mengetahui di mana mobil tersebut berada.

Baca Juga: Garangnya Penampilan Jimny dengan Konsep Black Bison Edition

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Tips Google agar Terhindar dari Penipuan Online
apahabar.com

Gaya

Tutup Instagram Lite, FB Siapkan Pengganti
apahabar.com

Gaya

Tren Instagram dan Minat Warganet Indonesia Sepanjang 2019
apahabar.com

Gaya

6 Manfaat Tak Terduga Kepiting untuk Kesehatan
apahabar.com

Gaya

5 Cara Melindungi Diri dari Covid-19, Disiplin Kuncinya
apahabar.com

Gaya

Disdik Banjar Ngeri dengan Booming Skull Breaker Challenge
apahabar.com

Gaya

Tarik Pelanggan, Rumah Sambal Acan Raja Banjar Hadirkan Live Musik Bernuansa Budaya
apahabar.com

Gaya

MPASI Ideal untuk Bangun Kekebalan Tubuh Anak Setelah 6 Bulan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com