H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat Ribuan Vial Vaksin Covid-19 Tahap II Tiba di Kapuas Sempat Tertunda karena Banjir, Akhirnya Vaksin Covid-19 Tiba di Tala

KLHK Gebuk Perusak Hutan Total Rp18,3 Triliun!

- Apahabar.com Rabu, 2 Januari 2019 - 10:30 WIB

KLHK Gebuk Perusak Hutan Total Rp18,3 Triliun!

Ilustrasi kebakaran hutan. Foto-antara

apahabar.com, JAKARTA – Sepanjang tiga tahun lebih, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menang lawan perusak lingkungan di berbagai kasus. Total nilai kemenangan lewat putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap mencapai Rp 18,3 triliun.

Ujung tombak penegakan hukum itu dilakukan oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum KLHK) yang dibentuk pada 2015.

“Kami telah menyelesaikan 567 kasus pidana masuk ke pengadilan, 18 gugatan terhadap perusahaan (inkracht) dengan nilai Rp 18,3 triliun, dan 132 kesepakatan penyelesaian sengketa di luar pengadilan,” kata Dirjen Gakkum, Rasio Ridho Sani, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (2/1).

Sepanjang 3,5 tahun, Ditjen Gakkum telah menangani 2.677 pengaduan, 3.135 pengawasan izin dan menerbitkan 541 sanksi administrasi bagi usaha atau kegiatan yang melanggar perizinan dan peraturan perundangan bidang lingkungan dan kehutanan.

Baca Juga: Dirjen Gakkum KLHK Ingatkan Korporasi ‘Nakal’

“Penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan diharapkan berdampak pada kepatuhan warga negara, terutama pemilik izin usaha kehutanan atau usaha lainnya pada ketentuan peraturan lingkungan hidup. Ketegasan dalam penegakan hukum menunjukkan kewibawaan negara,” kata Rasio Ridho Sani.

Keberhasilan Ditjen Gakkum saat ini karena dukungan yang kuat dari Presiden, DPR, dan Mahkamah Agung. Putusan perdata dari hakim agung dengan mengabulkan gugatan yang mencapai triliunan merupakan sejarah bagi bangsa Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi putusan-putusan ini. Putusan ini akan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan lingkungan dan kehutanan,” tandasnya.

Kemenangan terakhir yaitu KLHK memenangkan gugatan melawan PT National Sago Prima (NSP). Sebelumnya PT NSP dimenangkan di tingkat banding. Tapi oleh MA, PT NSP dihukum.

“Kabul kasasi KLHK. Membebani biaya pemulihan/rehabilitasi dan menghukum pula perusahaan berupa ganti rugi. Pada pokoknya bahwa perusahaan harus bertanggung jawab atas kebakaran a quo sesuai dengan prinsip pertanggungjawaban mutlak (strict liability),” cetus juru bicara MA, Andi Samsan Nganro.

Baca Juga: Polisi Harus Lebih Waspada dalam Membaca Serangan Teroris

Sumber: Detiknews
Editor: Syarif

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

23 Peserta Family Gathering PLN Meninggal Akibat Tsunami
apahabar.com

Nasional

Sah, Boy Rafli Jabat Kepala BNPT
apahabar.com

Nasional

Istri Ifan Seventeen Dikabarkan Selamat
apahabar.com

Nasional

Beri Kesempatan Mahasiswa Berbinis, BPP Hipmi Segera Luncurkan Hipmi Coffe
apahabar.com

Nasional

Mendagri Sebut Rekomendasi Perpanjangan SKT FPI Masih Dikaji
apahabar.com

Nasional

Kaltim Jadi Ibu Kota RI, Menteri Sofyan Koreksi Pernyataan
apahabar.com

Nasional

Ditjen Pemasyarakatan Nonaktifkan Kalapas Narkotika
apahabar.com

Nasional

Mantan Kuli Panggul Dipanggil Jokowi ke Istana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com