Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma

Komplotan Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg Dibongkar

- Apahabar.com Selasa, 22 Januari 2019 - 13:00 WIB

Komplotan Pengoplos Gas Elpiji 3 Kg Dibongkar

Polisi mencontohkan pengoplosamn elpiji subsidi 3 Kg ke tabung 12 Kg. Foto-Detiknews.com

apahabar.com, JAKARTA – Selisih harga yang lumayan tinggi memicu sekelompok orang mengoplos gas elpiji 3 Kg ke tabung non subsidi 12 Kg.

Untungnya Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus ini. Ada enam orang ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Tak menutup kemungkinan di daerah lain juga ada oknum yang memanfaatkan kesempatan itu.

“Gas elpiji kebutuhan pokok tentunya masyarakat langsung membeli saja dan kita nggak tahu itu di situ ada pelanggaran pidana baik untuk tabung gas 3 kg dimasukkan ke 12 Kg. Yang 3 kg subsidi dari pemerintah dan yang 12 Kg tidak,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Jalan Mabes TNI Delta 5, Cilangkap, Cipayung Jakarta Timur, Selasa (22/1).

Keenam orang yang diamankan ialah ADN, LA, RSM, KND, KSN dan YEP. Mereka ditangkap setelah ada empat laporan masyarakat.

Baca Juga: Soal LPG 3 Kg di Kalsel, 97.440 Tabung Tambahan Sudah Didistribusikan

Kasubdit III Sumdaling Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan satu tabung gas elpiji 12 Kg bakal diisi dengan 4 tabung gas 3 Kg. Mereka disebut mengeluarkan modal Rp 65-75 ribu dan menjual gas elpiji 12 Kg itu dengan harga 135 ribu.

“Dari 1 tabung gas 12 kg akan diisi 4 tabung gas 3 kg, modal mereka Rp 60-70 ribu. Kemudian mereka jual dipasaran harga Rp 135-150 ribu, keuntungan mereka untuk 1 gas ini Rp 65-75 ribu. Makanya mereka sangat tergiur dengan keuntungan yang cukup besar tersebut,” kata Ganis.

Para tersangka disebut melakukan aksinya di sebuah rumah di Jalan Mabes TNI Delta 5 RT.002, RW.005 Cilangkap, Cipayung Jakarta Timur. Mereka disebut menggunakan alat rakitan untuk memindahkan gas 3 Kg ke tabung gas 12 Kg.

“(Menjualnya) ke toko klontong seputar wilayah Jakarta,” kata Argo seperti dilansir detiknews.com.

Atas perbuatanya, para tersangka disangkakan Pasal 62 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dan Pasal 32 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 Tentang Metrologi Legal. Para Tersangka terancam hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Baca Juga: Warga Pulang Pisau Keluhkan Harga Gas 3 Kg Rp35 Ribu

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tak Terima Ani Yudhoyono Di-bully, Ferdinand: Saya Berhenti Dukung Prabowo!
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Jemaah Haji Menuju Arafah
apahabar.com

Nasional

Dilantik Hari Ini, Catat Janji Jokowi-Ma’ruf  
apahabar.com

Nasional

Cerita Wagub Kalbar Selama Tiga Pekan Dirawat Akibat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Duh, Saudi Tutup Pintu Umrah Sepanjang Tahun Ini
apahabar.com

Nasional

Jokowi Perintahkan Penerapan PSBB Ketat dan Efektif
apahabar.com

Nasional

Contact Center PLN Raih 22 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia
apahabar.com

Nasional

Segera Terbit, Simak Penjelasan Menhub Terkait Aturan Ojek Online
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com