Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Konsumsi Narkoba, Empat Honorer Panajam Putus Kontrak

- Apahabar.com Rabu, 16 Januari 2019 - 05:15 WIB

Konsumsi Narkoba, Empat Honorer Panajam Putus Kontrak

Ilustrasi pelaksanaan tes urine pegawai honorer. Foto-net

apahabar.com, PENAJAM – Kontrak empat pegawai honorer di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terpaksa diputus. Lantaran terindikasi menggunakan narkoba setelah hasil tes urine dinyatakan positif.

“Tes urine yang kami laksanakan pada 2018, tiga honorer dinyatakan positif gunakan narkoba dan kontrak kerjanya kami putus,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Arnold Wayong dikutip dari Antara, Rabu (16/1).

Baca Juga: Gila, Oknum Kades Hulu Sungai Utara Ketangkap Basah Nyabu di Rumah Pengedar

Kemudian pada pemeriksaan urine yang digelar pada 2019 di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, tepatnya Senin (14/1), satu pegawai honorer dari hasil tes urine dinyatakan positif menggunakan narkoba, dan kontrak kerja tenaga honorer bersangkutan tidak diperpanjang.

“Sejak 2018 hingga Januari 2019 sudah empat honorer di lingkungan Dinas Kesehatan kontrak kerjanya tidak diperpanjang, sebab dinyatakan positif gunakan narkoba pada pemeriksaan urine,” jelas Arnold.

Selain diikuti pegawai honorer di lingkungan Dinas Kesehatan, tes urine yang digelar Badan Narkotika Kabupaten atau BNK Penajam Paser Utara tersebut juga diikuti tenaga honorer Dinas Komunikasi dan Informatika, serta THL (tenaga harian lepas) Sekretariat Kabupaten.

Kegiatan pemeriksaan urine di Kantor Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara itu mendapat pengawalan Satuan Reskoba Kepolisian Resor atau Polres setempat.

Tes urine tersebut sebagai salah satu syarat perpanjangan kontrak kerja pegawai honorer atau THL di setiap SKPD (satuan kerja perangkat daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dalam surat perjanjian kerja yang ditandatangani THL atau honorer tegas Arnold Wayong, jika di kemudian hari tenaga honorer bersangkutan dinyatakan positif menggunakan narkoba, kontrak kerjanya dihentikan atau tidak diperpanjang.

“Pemeriksaan urine syarat wajib bagi THL untuk bisa perpanjang kontrak kerja, dan sanksinya pemutusan kontrak kerja jika terbukti gunakan narkoba,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara, tambah Arnold, memutuskan tidak memperpanjang kontrak kerja THL atau honorer yang terbukti menggunakan narkoba.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga mengagendakan pemeriksaan urine dadakan bagi seluruh PNS sebagai bentuk komitmen pemberantasan tindak penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Pemakai Kontrasepsi di Kaltim Meningkat
apahabar.com

Kaltim

Bupati Penajam: Jangan Ada Lagi Masyarakat Ditolak BPJS
apahabar.com

Kaltim

Pemilu Serentak 2019, Gubernur: Kaltim Masuk Zona Hijau
apahabar.com

Kaltim

Pacu Investasi, Kaltim Bawa Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Jepang
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Segera Rekrut Puluhan Pendamping Desa
apahabar.com

Kaltim

Hut Kaltim ke 62, Berjuang untuk Kaltim Berdaulat
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Menuju Lumbung Sapi Nasional
apahabar.com

Kaltim

Kabupaten Termuda di Kaltim Hijau, Balikpapan Merah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com