VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Lelang Proyek JPO Banjarmasin Ditunda

- Apahabar.com Kamis, 17 Januari 2019 - 16:00 WIB

Lelang Proyek JPO Banjarmasin Ditunda

Ilustrasi Jembatan Penyeberangan Orang. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Keluhan Asosiasi Pengusaha Periklanan Seluruh Indonesia (APPSI) Kalsel terkait rencana pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), nampaknya sampai juga ke telinga Pemerintah Kota Banjarmasin. Karenanya untuk sementara proses lelang terhadap rencana empat JPO di Kota Seribu Sungai tersebut ditunda.

Sejatinya, proses lelang dalam rangka mendapatkan investor dari para pengusaha advertising digelar pada awal Januari ini. Namun, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Banjarmasin, Ir Doyo Pudjadi mengakui penundaan itu, lantaran adanya masukan dari para pengusaha advertising, sehingga akhirnya diputuskan proses lelangnya ditunda.

Baca Juga: Pemkot Banjarmasin Segera Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Orang

“Untuk sementara di pending dulu hingga penyusunan dokumen sudah dinilai sempurna,” ujar Doyo Pudjadi yang juga ditunjuk sebagai ketua tim seleksi lelang tersebut kepada apahabar.com, Kamis (17/1).

Saat ini, ia belum bisa menentukan kapan proses lelang dibuka kembali.

“Yang jelas semuanya akan kita perbaiki, tunggu saja. Apapun kritikan dari masyarakat akan kita pelajari, dan bilamana itu memang baik, maka akan kita adopsi. Kemudian diterapkan dalam proses lelang nanti,” terang Doyo.

Pihaknya pula masih menggelar rapat intens demi penyempurnaan dokumen, serta untuk melengkapi data yang kurang. Baru selanjutnya kembali membuka jadwal lelang proyek JPO tersebut.

Baca Juga: Pembangunan JPO Banjarmasin, Sabda Tuntut Hak Penyandang Difabel

“Kita akan bekerja keras, agar kedepan saat membuka lelang tidak mendapat kritikan lagi dan dapat dinilai yang tepat serta sempurna, baru setelah itu kita akan buka lelang investor kembali.” janjinya.

Sementara itu sedikitnya ada 10 pengusaha advertising yang sudah terdaftar saat lelang kemarin. Masing masing berasal dari Kalimantan Selatan sebanyak 7 dan 3 dari Pulau Jawa.

Meski demikian, Doyo enggan menyebutkan siapa saja investor yang sudah terdaftar tersebut, “Nanti ada lah informasinya, akan kami sampaikan bila sudah penyempurnaan dokumen ini berhasil,” jawabnya.

Proyek pengerjaan JPO sudah sejak 2017. Bahkan telah dilakukan DED serta kajian pembangunan. Pembangunan JPO sendiri tidak serta merta keinginan pemerintah saja. Namun terlibat permintaan dari sejumlah masyarakat utamanya dari kalangan Mahasiswa UIN dan ULM Banjarmasin.

Baca Juga: Tolak JPO, Pengusaha Advertising Lokal Merasa Dirugikan

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tak Kapok, Polisi HSU Kembali Tangkap Pelangsir BBM
apahabar.com

Kalsel

Mayat Mengapung di Sungai Muara Kelayan Diduga Korban Pembunuhan!
apahabar.com

Kalsel

287 Warga Balangan Nonaktif Dari Kepesertaan PBI BPJS Kesehatan 
apahabar.com

Kalsel

Kamis, Kemenag Kalsel Pantau Hilal Awal Puasa Ramadan 1441 H
apahabar.com

Borneo

Penyaluran Bansos Rastra 2018 di Kalsel, Bulog: Hampir Tuntas
apahabar.com

Kalsel

Pameran Artefak Rasulullah dan Sahabat di Martapura Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Di Kabupaten Banjar Ditemukan 141 Penderita DBD, 1 Meninggal
apahabar.com

Kalsel

GAPKI Kalsel Keluhkan Pungutan Ekspor CPO, dan Kenaikan Tarif Impor India
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com