BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Lemahnya Penghayatan Pancasila Jadi Atensi Serius Polda Kalsel

- Apahabar.com Kamis, 24 Januari 2019 - 22:05 WIB

Lemahnya Penghayatan Pancasila Jadi Atensi Serius Polda Kalsel

Puluhan peserta wawasan kebangsaan mendapat arahan dari Direktorat Intelkam Polda Kalsel, siang tadi. Foto-apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Direktorat Intelkam Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat banua.

Masih minimnya pemahaman dan ketidakpedulian tentang empat pilar utama kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga menimbulkan permasalahan di Indonesia menjadi dasar kegiatan ini dilaksanakan.

“Seperti tawuran antar pelajar, pemboman rumah ibadah, perselisihan antar kelompok masyarakat, antar golongan, agama dan etnis,” ucap Direktur Intelkam Polda Kalsel, Kombes Pol Bambang Priyo Andogo diwakili Wadir Intelkam AKBP Decky Hendarsono, Rabu (23/1).

Menurutnya, isu tentang lemahnya penghayatan terhadap Pancasila menjadi fenomena yang harus disikapi secara serius.

Ada beberapa penyebab terjadinya permasalahan tersebut. Pertama, dinamika kebebasan demokrasi sering menyuguhkan peristiwa ancaman empat konsensus dasar yang sebelumnya disebut empat pilar demokrasi.

Kedua, sejalan dengan kemajuan teknologi komunikasi, khususnya melalui media online. Mampu menyebarkan secara luas isu yang dikhawatirkan akan menyebabkan kekisruhan dan kerugian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketiga, nilai empat pilar kebangsaan merupakan nilai leluhur yang harus dilestarikan dalam kehidupan berbangsa. Nilai tersebut telah diperjuangkan oleh pejuang sampai tetes darah penghabisan.

Terakhir, nilai empat konsensus dasar merupakan seruan moral dalam menjaga keutuhan NKRI. Harus dipelihara untuk menenangkan bangsa dalam menghadapi dinamika pembangunan. Baik lokal maupun nasional. Terutama pembangunan politik, karena menjelang tahun politik 2019.

“Dengan harapan meningkatkan wawasan kebangsaan seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Selatan,” tutupnya.

Baca Juga: Tambah Daftar Hitam, Penangkapan Sipir Lapas Banjarbaru Disesalkan

Baca Juga: Si Tapai dan Si Pengantin Idaman Juarai Kontes Durian Kalsel

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kalsel Marak Pembuangan Bayi, Perda Mengaji Jadi Solusi?
apahabar.com

Kalsel

Pemuda hingga Penjual Miras Tradisional Terjaring Operasi Pekat di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Siap-Siap, Banjarmasin Segera Terapkan “New Normal”
apahabar.com

Kalsel

Raih Keberhasilan, Pembenahan Sungai Banjarmasin Dilaksanakan Ibnu Sina Sejak 2016
apahabar.com

Kalsel

Ingin Viral, Zaman Sebar Video Hoaks Covid-19 di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diguyur Hujan,  BMKG Syamsuddin Noor: Sudah Diperkirakan
apahabar.com

Kalsel

Termasuk Bayi, Sudah 33 Anak Terpapar Covid-19 di Batola
apahabar.com

Kalsel

Terus Upayakan Pencegahan, Polsek Kurau Ingatkan Larangan Karhutla pada Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com