Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Lulusan SMK Bekerja tak Sesuai Bidang, Kenapa?

- Apahabar.com     Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:15 WITA

Lulusan SMK Bekerja tak Sesuai Bidang, Kenapa?

Pelajar SMK praktik kerja. Foto-Edukasi Kompas

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) banyak menampung pelajar. Sayangnya lulusan sekolah ini bekerja tak sesuai bidang, bahkan ada yang masih mengganggur.

Kenyataan itu diakui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Yusuf Effendi.

“Banyaknya lulusan SMK masuk kerja tak sesuai bidangnya,” ujar kadisdikbud ini.

Ia mencontohkan, beberapa lulusan SMK jurusan penyiaran dan multimedia, namun bekerjanya justru di bidang lain. Makanya ilmu yang didapat saat sekolah tidak dapat digunakan maksimal.

Hal itu sontak membuat dia kecewa pada sekolah SMK yang tidak menjalin kerja sama dengan instansi-instansi yang sesuai dengan bidang keahlian di kejuruan masing-masing.

“Itu adalah salah satu cara agar nantinya anak-anak kita, para lulusan SMK dapat diserap oleh lapangan pekerjaan yang tersedia,” Sambung Yusuf.

Baca Juga: Yulia, Staf Komisi IV DPRD Kalsel Mengkritisi Bahasa Gaul

Dia menyebut di Kalimantan Selatan ada satu sekolah SMK yang sudah bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara. Tidak hanya menerima lulusan, akan tetapi perusahaan itu sudah membantu membina anak-anak SMK sejak magang.

Tidak hanya diajarkan berbagai teori soal ke listrikan, anak juga diajarkan langsung turun ke lapangan, seperti ke pembangkit listrik atau suasana kerja di kantor.

“PLN juga menyerap tenaga kerja langsung dari lulusan SMK itu, karena sudah melihat kinerja dan potensinya selama masa magang,” sambungnya.

Hal inilah yang menurutnya perlu dilakukan oleh pihak sekolah, agar ilmu yang diberikan dapat benar-benar diimplementasikan oleh peserta didik sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Apalagi saat ini masih diperlukan tenaga kerja yang memiliki kompetensi khusus di bidangnya yang diharapkan mampu berkontribusi bagi pengembangan sektor industri di Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Jembatan Alalak Direnovasi, Jalur Truk Dipindah ke Jalan Lingkar Utara

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Konservasi Lingkungan, Pemprov Kalsel Tanam Pohon Endemik di Kebun Raya Banua
Iphone

Kalsel

Gara-Gara Chip, Apple Mau Pangkas Produksi iPhone 13

Banjarmasin

Rekapitulasi Pilgub Kalsel Tingkat Banjarmasin Digelar Besok
apahabar.com

Kalsel

Penyebab Kebakaran Pasar di Kotabaru Mulai Ada Sinyal Terang
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Kalsel Pagi Ini: PDP Naik Drastis, Banjarmasin Kian Kronis
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Banjir, Polsek Karang Bintang Polres Tanah Bumbu Cek Debit Air

Kalsel

Manfaatkan Waktu Luang, Bidan di Tabalong Nyambi Usaha Kuliner Rumahan
apahabar.com

Kalsel

Tak Berpenghuni, Disperdagin Banjarmasin Segel Puluhan Kios di Pasar Gedang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com