Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Terpapar Covid-19, Kemenag Tutup Satu Ponpes di Palangka Raya Cobain Bikin Video Berkualitas Film dengan Galaxy Note20 Series

Marak Penculikan, Disdik Minta Sekolah Banjarmasin Perketat Pengawasan

- Apahabar.com Rabu, 30 Januari 2019 - 13:34 WIB

Marak Penculikan, Disdik Minta Sekolah Banjarmasin Perketat Pengawasan

Ilustrasi penculikan anak. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN- Dinas Pendidikan Banjarmasin mengimbau seluruh sekolah memperketat pengawasan terhadap siswa sebagai bentuk perlindungan terhadap kejadian yang tidak diinginkan.

“Imbauan itu disampaikan melalui surat resmi yang dikirim ke seluruh sekolah. Ini hanya untuk kembali mengingatkan supaya kita waspada, termasuk terhadap kejahatan penculikan anak,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/1).

Dikatakannya, salah satu penculikan anak yang sedang viral dan terbaru terjadi di Kecamatan Satui Tanah Bumbu. Peristiwa tersebut menyusul terjadinya kasus penculikan anak SMP di Banjarbaru. Kedua kasus ini telah berhasil diungkap oleh polisi. Masing-masing pelakunya telah berhasil diamankan.

“Sebagai respon dari Disdik, kami mengeluarkan surat edaran agar para orang tua murid tidak resah lagi dan juga sebagai bentuk antisipasi agar jangan sampai terjadi di sekolah-sekolah yang ada di Kota Banjarmasin,” tuturnya.

Baca Juga: Marak Penculikan Anak, Disdik Banjarmasin Belum Terima Laporan

apahabar.com

Surat edaran himbauan waspada bahaya penculikan anak sekolah. Foto-Disdik

Kewaspadaan memang perlu ditingkatkan, khususnya bagi anak yang masih duduk di Sekolah Dasar dan Taman Kanak-Kanak. Karena di usia tersebut, anak-anak belum terlalu mengerti sehingga sangat rawan menjadi sasaran tindak kejahatan.

Surat bernomor : 800/-Sekr/Dispendik/2019 tertanggal 28 Januari 2019 tersebut, ditujukan pada pimpinan satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, hingga SMP negeri maupun swasta. Ada tujuh poin yang ditekankan dalam surat itu. Pertama, mengingatkan pihak sekolah agar melakukan pengawasan, perlindungan dan pengamanan di lingkungan masing-masing.

Kedua, memberikan arahan kepada para siswa agar tidak berkomunikasi dengan orang asing. Ketiga, mengefektifkan peranan pihak keamanan sekolah dan guru piket dengan melakukan pengawasan kepada siswa terutama pada waktu jam istirahat, pulang sekolah hingga kegiatan ekstrakurikuler.

Keempat, komunikasi intensif dengan orang tua siswa untuk mengenali orang-orang yang mengantar dan menjemput anaknya. Kelima, terus melakukan pemantauan kepada peserta didik, mulai saat masuk ke area sekolah hingga pulang menunggu jemputan keluarga.

Keenam, hubungi pihak keluarga siswa jika ada keterlambatan saat penjemputan, dan keujuh, lakukan edukasi secara terus menerus dengan siswa dan orang tua tentang pentingnya kehati-hatian terhadap orang asing.

Baca Juga: Intip Tips Terhindar Penculikan ala Bidang Humas Polda Kalsel

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.comj

Kalsel

Pengerjaan Siring Sungai Kemuning Hampir Selesai, PUPR Kota : Tinggal Pasang Bronjong
apahabar.com

Kalsel

Hujan Berpetir Siang Ini Mengincar 7 Wilayah
apahabar.com

Kalsel

Resmi Polisikan Adhariani, Denny Indrayana: Hentikan Fitnah Keji
apahabar.com

Kalsel

6 Daerah di Banjarmasin Berubah Hijau, Sekolah Boleh Buka?
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Pelanggar Prokes Terjaring di Banjarbaru, Terbanyak Kaum Milenial
apahabar.com

Kalsel

Ada Hantu Api di Gang Murai
apahabar.com

Kalsel

49 Polisi Naik Pangkat, Kapolres Balangan Berpesan…
APK

Kalsel

Detik Terakhir Masa Kampanye, Bawaslu RI Pantau Penertiban APK di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com