Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Masyarakat Lembah Bawang Kalbar Kukuhkan Hutan Adat

- Apahabar.com Minggu, 6 Januari 2019 - 16:58 WIB

Masyarakat Lembah Bawang Kalbar Kukuhkan Hutan Adat

Kondisi Hutan di Kalimantan Barat.Foto-seputarremaja.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Demi mencegah penebangan liar di kawasan Desa Lembah Bawang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Masyarakat setempat mengukuhkan hutan di sekitar wilayahnya sebagai hutan adat.

“Didukung Pemerintah Kecamatan Lembah Bawang dan Forum Pimpinan Kecamatan bersama masyarakat Desa Lembah Bawang melalui ritual adat, Hutan Tibatu di kawasan desa ini akhirnya dijadikan hutan adat,” ujar Ketua Adat Desa Lembah Bawang, Beni Yanto saat dihubungi di Bengkayang, Minggu (6/1).

Beni menjelaskan dengan telah dikukuhkan melalui ritual adat yang sudah dilakukan belum lama ini maka melarang siapa pun yang akan melakukan penebangan liar atau kejahatan terhadap hutan adat tersebut.

“Sebelum dikukuhkan di hutan kita marak dan menjadi sasaran penebangan liar yang dilakukan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab,” jelas dia.

Dia memaparkan bahwa alam hutan adat di desanya memiliki luas selitar 300 hektare yang meliputi hutan produksi dan hutan adat serta memiliki lokasi keramat yang dipercaya dan dianggap sakral oleh masyarakat setempat seperti adanya pondok batu sebagai tempat pertapaan zaman nenek moyang, batu peranyi dan batu bantanan.

“Kita berharap setelah dilukuhkan hutan adat Tibatu tidak ada lagi aktivitas cukong-cukong yang melakukan penebangan liar serta aparat diminta bertindak tegas terhadap pelaku penebangan ilegal,” kata dia.

Baca Juga: Jaga Kawasan Lindung di Jalan Pararel Perbatasan

Sementara itu, Camat Lembah Bawang, Yosef Kasim mendukung penuh masyarakat melakukan ritual adat pengukuhan Hutan Tibatu menjadi hutan adat.

“Itu tentu satu di antara upaya mempertahankan hutan dan fungsinya dari kerusakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” papar dia.

Pihaknya terus mendorong masyarakat mempertahanlan hutan sebagai hutan ada dengan tujuan agar tidak ada lagi aktivitas penebangan liar.

“Kita juga minta aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas kepada siapa pun melakukan tindakan ilegal di kawasan tersebut,” kata dia.

Sumber: Antara
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

Meski Sebatang Kara, Nenek Ampan Tolak BST
apahabar.com

Kalbar

Pontianak Dapat Dana Kelurahan Rp10 Miliar
apahabar.com

Kalbar

Demo Tolak Omnibus Law Besok, Polda Kalbar Larang Anak SD-SMA Terlibat
apahabar.com

Kalbar

Dua Penyelenggara Pemilu Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalbar

14 Siswa dan 8 Guru di Kalbar Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalbar

Akibat Kabut Asap, Pesawat Wing Air Gagal Mendarat di Bandara Pangsuma Kalbar
apahabar.com

Kalbar

Banjir Mulai Rendam Sejumlah Wilayah Sambas
apahabar.com

Kalbar

Musim Hujan, Warga Pontianak Waspada ‘Kencing Tikus’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com