7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Matnor Ali: Daripada JPO Lebih Baik ‘Pelican Crossing’

- Apahabar.com Senin, 21 Januari 2019 - 00:32 WIB

Matnor Ali: Daripada JPO Lebih Baik ‘Pelican Crossing’

Ilustasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Matnor Ali, anggota DPRD Banjarmasin menilai, konsep rambu “pelican crossing” lebih baik daripada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) untuk fasilitas pejalan kaki menyeberang jalan.

Menurutnya, fasilitas rambu “pelican crossing” sudah banyak digunakan kota-kota besar untuk mengurangi biaya pembangunan JPO, misalnya di ibu Kota Jakarta, salah satunya di bundaran HI di Jalan Thamrin itu.

Dengan sistem adanya lampu peringatan layaknya lampu merah di perempatan jalan, namun ada bunyi peringatan, yakni, pejalan kaki harus menunggu rambu berwarna hijau untuk menyeberang.

Begitu pula para pengendara motor maupun mobil harus berhenti saat rambu menunjukkan warna merah.

“Sistem seperti inikan bisa digunakan, daripada mahal-mahal bangun JPO, di mana khawatirnya tidak terpakai maksimal juga,” ujar Ketua Komisi III tersebut dilansir ANTARA.

Sebab, lanjut politisi Golkar ini, Banjarmasin sudah memiliki contoh adanya JPO di jalan Pangeran Antasari atau depan pusat perbelanjaan moderen Mitra Plaza, akhirnya tidak terpakai maksimal juga.

“Bahkan sekarang tinggal rangka atasnya saja lagi, hingga jadi pemandangan yang kurang baik ditengah kota,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan JPO sedianya bisa dilakukan kalau memang sangat dibutuhkan, di mana hampir per menitnya padat masyarakat yang menyeberang jalan.

Menurut dia, dengan anggaran yang sangat besar untuk pembangunan JPO ini, di mana APBD kota ini tidak begitu besar, yakni, Rp1,5 triliun, hingga perencanaan penggunaannya harus betul-betul matang, yang benar-benar diperlukan masyarakat banyak.

“Apakah sudah dianggarkan pembangunan JPO pada tahun ini, saya belum mengetahuinya, nanti kita bahas di komisi,” papar Matnor Ali.

Dia memang mendengar bahwa wali kota memprogramkan beberapa titik pembangunan JPO ini, khususnya di jalan protokol A Yani.

“Ya, kita liat nanti di mana saja titiknya, tentunya kita akan ikut mengkoreksi program ini, supaya lebih baik lagi,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Di Tengah Pandemi, Ratusan Kepsek di Batola Dilantik Via Online
apahabar.com

Kalsel

Rapid Tes Massal di Kalsel, Ratusan ODP Reaktif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Sungai Amandit Tercemar, Dewan: Kualitas Air Mengkhawatirkan
apahabar.com

Kalsel

Gotong Royong di Desa Sebanti, Kapolsek Pulau Laut Barat Siapkan Jadi Kampung Tangguh
apahabar.com

Kalsel

BMKG Ingatkan Ancaman Gelombang Tinggi di Perairan Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Penyerangan di Polsek Daha, Polda Kalsel Gandeng Densus 88
apahabaar.com

Kalsel

Paman Birin Lamar Nasdem untuk Maju di Pilkada 2020
apahabar.com

Kalsel

Akhirnya, Insentif Petugas Medis di Kotabaru Cair Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com