Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

MUI Imbau Pengusaha Makanan Tunjukan Label Halal

- Apahabar.com Sabtu, 5 Januari 2019 - 11:25 WIB

MUI Imbau Pengusaha Makanan Tunjukan Label Halal

Makanan halal. Foto-Blog Ebaba Muslim

apahabar.com, BANJARMASIN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan, mengimbau kepada pengusaha makanan agar memberikan label halal terhadap makanan yang dijual.

Mengingat, masih minimnya warung makan yang berlabel halal di Banjarmasin.

“Pengusaha makanan mesti memberikan label terhadap makanan yang dijual, terutama label halal,” ucap Wakil Ketua MUI Kalsel, Hafiz Anshari kepada apahabar.com, Sabtu (5/1/2018).

Ia menyarankan, agar pengusaha makanan di Banjarmasin secepat mungkin mengurus sertifikasi halal ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan. Pihaknya, selalu bersedia melayani pengusaha makanan yang ingin mendapatkan sertifikasi halal terhadap produk makanan.

Kemudian, Ia mengimbau pula kepada pedagang yang menjual makan non halal agar memberikan label yang jelas serta penyajian atau lokasi penjualan harus terpisah antara makanan halal dan non halal.

Bukan tanpa alasan, mengingat mayoritas masyarakat Banjarmasin beragama Islam, sehingga kalau bisa penjualan makanan non halal dapat diminimalisir, karena dinilai bertentangan dengan syariat Islam.

Mantan Ketua KPU RI ini menegaskan, apabila pedagang bersikeras menjual makanan non halal, dengan dalil memberikan kesempatan kepada agama non muslim, maka proses penyajian harus dipisahkan dari produk makanan halal. Bukan hanya sampai disitu, pedagang wajib memberitahukan kepada publik ihwal sedang menjual makanan haram.

Baca Juga: Terkait Label Halal, DPRD Kota Banjarmasin Siap Lakukan Koordinasi

“Apabila tidak diberitahukan, seperti tersirat ingin mengecoh umat Islam,” cetusnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin mesti memberikan tindakan se-bijaksana mungkin, agar tidak terjadi gejolak sosial di masyarakat atas permasalahan label halal tersebut.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Hj Ananda mencoba berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai makanan berlabel halal tersebut.

“Sebenarnya hal ini bukan masalah baru, tapi kita akan coba koordinasi dengan komisi terkait,” ujarnya.

Walau tidak bisa banyak berkomentar soal warung berlabel halal di Kota Baiman. Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini berjanji segera berkoordinasi dengan anggota dewan lainya.

Dalam hal ini Komisi IV yang memiliki hubungan kerja dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Ananda juga mengatakan, akan segera menindak lanjuti soal warung makan yang menjual makanan berlabel halal dan haram.

“Alhamdulillah di DPRD Kota Banjarmasin ini kita sudah menerapkan respon cepat,” ucapnya.

Dengan respon cepat, agar laporan yang masuk, segera dikoordinasikan dengan komisi-komisi terkait. Ia mencontohkan kasus seperti ini akan segera dikoordinasikan dengan ketua komisi.

Baca Juga: 2019, Pemprov Kalsel Harapkan Restoran Miliki Sertifikasi Halal

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang ‘New Normal’, Aparat Gabungan Tinjau Sejumlah Pasar Tradisional
apahabar.com

Kalsel

Terima Kunjungan IMM Banjarmasin, Kapolresta Banjarmasin Jelaskan Aturan Penyampaian Aspirasi
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Pelajar di Sebuku Kembali Terima Santunan dari GJBK
apahabar.com

Kalsel

BPBD: Banjir Banjarbaru karena Jalur Air Tersumbat
apahabar.com

Kalsel

Kapolres Banjar Imbau Warga Tak Terpengaruh Ajakan People Power
apahabar.com

Kalsel

Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi
apahabar.com

Kalsel

dr. Sulaiman Umar Dorong Eijkman Aktif Teliti Mutasi Virus SARS-CoV-2 di Indonesia
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspada Kebakaran Hutan di Seluruh Wilayah Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com