Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Ngidam Makanan Manis, Asin, atau Pedas? Berikut Ini Penjelasan di Baliknya

- Apahabar.com Selasa, 1 Januari 2019 - 18:33 WIB

Ngidam Makanan Manis, Asin, atau Pedas? Berikut Ini Penjelasan di Baliknya

Ilustrasi. Foto - Net

apahabar.com, JAKARTA – Ada banyak rasa yang dihadirkan dalam sebuah masakan, bisa asin, bisa manis, asam, ataupun pedas. Tapi tahukah kamu kalau ada makna yang hadir ketika kamu terus-terusan kepengin atau ngidam makanan dengan rasa tertentu.

‘Wah, aku lagi mau makan yang manis-manis nih kayak es krim, maksudnya apa ya?’

Coba intip dulu penjelasan dari Jill Blakeway, DACM, dokter pengobatan Tiongkok, mengenai arti makanan yang kamu idamkan tersebut seperti dilansir Well+Good.

Tiba-tiba mau makan yang pedas-pedas semisal rendang atau seblak, enak juga nih. Bisa jadi ini berhubungan dengan paru-paru dan sistem imun kamu. Ketika kamu merasa sedang tidak enak badan dan penuh mucus atau lendir, tubuh ingin makan yang pedas untuk menghasilkan keringat.

Baca Juga: Gagal Diet Tahun Lalu? Simak Tips Penting Ini dari Dokter

Panas dapat membunuh virus, karena itulah muncul makanan-makanan yang dipercaya bisa membantu menyembuhkan orang yang sedang flu seperti cabai, bawang putih, atau jahe karena bisa menaikkan temperatur tubuh.

Hampir semua memahami kalau makanan manis dapat meningkatkan energi. Rasa manis pun ternyata disebut-sebut bermanfaat bagi perut dan limpa. Herbalis di China menggunakan rasa manis untuk mengobati berbagai masalah mulai dari kelelahan, kram otot hingga kecemasan.

Namun jangan berlebihan, lho. Terlalu banyak permen dapat menyebabkan pencernaan menjadi lambat dan tentu saja bikin jarum timbangan bergeser semakin besar. Jadi cukup makan makanan yang secara alami mengandung rasa manis seperti buah-buahan atau madu dengan jumlah yang juga tidak terlalu banyak.

Menurut pengobatan Tiongkok, makanan asin dengan jumlah sedikit bisa memperkuat ginjal, yang berhubungan dengan metabolisme. Energi ginjal yang lemah dapat menyebabkan tiroid yang lamban, dan makanan asin seperti rumput laut mengandung yodium, nutrisi yang diperlukan untuk tiroid yang sehat.

Baca Juga: Seorang Pria Tak Bisa Kencing Setelah Digigit Laba-laba Black Widow

Terlalu banyak garam dapat memiliki efek sebaliknya, jadi memoderasinya sangat penting. Jika ingin makanan yang asin-asin, disarankan untuk mengonsumsi segenggam kacang-kacangan yang dipanggang saja. Rasa pahit dipercaya dalam pengobatan China dapat mempengaruhi emosi kita. Ini mungkin yang bisa menjelaskan mengapa ada beberapa di antara kita yang mencari makanan yang sedikit pahit seperti dark chocolate ketika sedang merasa terpuruk. Herbalis China pun ternyata menggunakan rasa pahit untuk membersihkan toksin dalam tubuh.

Ketika ingin makan yang pahit-pahit, konsumsi sejumlah sayur-sayuran hijau sebagai opsinya, demikian seperti dikutip dari health.detik.com.

Sumber: health.detik.com
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Di Tengah Pandemi, 8 Makanan Ini Bisa Tingkatkan Imun Para Lansia
apahabar.com

Gaya

Mengintip Kisah Si Cantik asal Rantau Doyan Kendarai Vespa Piaggio
apahabar.com

Gaya

Resep Menu Sarapan Keluarga: Roti John Rumahan
apahabar.com

Gaya

Penebar Teror dan Hoak Mewarnai Cerita Wayang Ajen di Tasikmalaya
apahabar.com

Gaya

Nutanix Gandeng Microsoft Azure untuk Mengusung Seamless Hybrid
apahabar.com

Gaya

Lakukan 4 Hal Ini Saat Kolesterol Naik
apahabar.com

Gaya

Samsung Luncurkan Galaxy M21, Hadir dengan Baterai Besar dan 3 Kamera
apahabar.com

Gaya

Inilah Makanan Kucing kampung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com