Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Ngidam Makanan Manis, Asin, atau Pedas? Berikut Ini Penjelasan di Baliknya

- Apahabar.com Selasa, 1 Januari 2019 - 18:33 WIB

Ngidam Makanan Manis, Asin, atau Pedas? Berikut Ini Penjelasan di Baliknya

Ilustrasi. Foto - Net

apahabar.com, JAKARTA – Ada banyak rasa yang dihadirkan dalam sebuah masakan, bisa asin, bisa manis, asam, ataupun pedas. Tapi tahukah kamu kalau ada makna yang hadir ketika kamu terus-terusan kepengin atau ngidam makanan dengan rasa tertentu.

‘Wah, aku lagi mau makan yang manis-manis nih kayak es krim, maksudnya apa ya?’

Coba intip dulu penjelasan dari Jill Blakeway, DACM, dokter pengobatan Tiongkok, mengenai arti makanan yang kamu idamkan tersebut seperti dilansir Well+Good.

Tiba-tiba mau makan yang pedas-pedas semisal rendang atau seblak, enak juga nih. Bisa jadi ini berhubungan dengan paru-paru dan sistem imun kamu. Ketika kamu merasa sedang tidak enak badan dan penuh mucus atau lendir, tubuh ingin makan yang pedas untuk menghasilkan keringat.

Baca Juga: Gagal Diet Tahun Lalu? Simak Tips Penting Ini dari Dokter

Panas dapat membunuh virus, karena itulah muncul makanan-makanan yang dipercaya bisa membantu menyembuhkan orang yang sedang flu seperti cabai, bawang putih, atau jahe karena bisa menaikkan temperatur tubuh.

Hampir semua memahami kalau makanan manis dapat meningkatkan energi. Rasa manis pun ternyata disebut-sebut bermanfaat bagi perut dan limpa. Herbalis di China menggunakan rasa manis untuk mengobati berbagai masalah mulai dari kelelahan, kram otot hingga kecemasan.

Namun jangan berlebihan, lho. Terlalu banyak permen dapat menyebabkan pencernaan menjadi lambat dan tentu saja bikin jarum timbangan bergeser semakin besar. Jadi cukup makan makanan yang secara alami mengandung rasa manis seperti buah-buahan atau madu dengan jumlah yang juga tidak terlalu banyak.

Menurut pengobatan Tiongkok, makanan asin dengan jumlah sedikit bisa memperkuat ginjal, yang berhubungan dengan metabolisme. Energi ginjal yang lemah dapat menyebabkan tiroid yang lamban, dan makanan asin seperti rumput laut mengandung yodium, nutrisi yang diperlukan untuk tiroid yang sehat.

Baca Juga: Seorang Pria Tak Bisa Kencing Setelah Digigit Laba-laba Black Widow

Terlalu banyak garam dapat memiliki efek sebaliknya, jadi memoderasinya sangat penting. Jika ingin makanan yang asin-asin, disarankan untuk mengonsumsi segenggam kacang-kacangan yang dipanggang saja. Rasa pahit dipercaya dalam pengobatan China dapat mempengaruhi emosi kita. Ini mungkin yang bisa menjelaskan mengapa ada beberapa di antara kita yang mencari makanan yang sedikit pahit seperti dark chocolate ketika sedang merasa terpuruk. Herbalis China pun ternyata menggunakan rasa pahit untuk membersihkan toksin dalam tubuh.

Ketika ingin makan yang pahit-pahit, konsumsi sejumlah sayur-sayuran hijau sebagai opsinya, demikian seperti dikutip dari health.detik.com.

Sumber: health.detik.com
Editor: Aprianoor

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Jangan Isap dan Ikat Luka Gigitan Ular, Lakukan Hal Ini Saja!
apahabar.com

Gaya

Pandemi, Waktu Tonton Konten Otomotif di Youtube Meningkat
apahabar.com

Gaya

Resep Ayam Bakar Kecap Teflon Super Praktis
apahabar.com

Gaya

Cara Kenali Penyakit Hepatitis B
apahabar.com

Gaya

7 Cara Menyiasati Agar Tak Dehidrasi Saat Puasa
apahabar.com

Gaya

3 Mobil Pusaka Awal Kemerdekaan RI, Intip Sejarahnya
apahabar.com

Gaya

Tidur Sehat Selama Puasa
apahabar.com

Gaya

3 Kunci Menyeduh Teh Agar Terasa Nikmat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com