Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka

November, Bandara Syamsudin Noor Jadi Bandara Internasional

- Apahabar.com Kamis, 17 Januari 2019 - 15:38 WIB

November, Bandara Syamsudin Noor Jadi Bandara Internasional

Seiring capaian positif itu, di akhir 2018 ini, AP 1 menarget pembangunan Gedung Terminal mencapai 31 persen. Sementara, untuk infrastruktur ditarget mencapai 65 persen. Foto-RRI

apahabar.com, BANJARMASIN – Usulan peningkatan status Bandara Syamsudin Noor mendapat respon positif dari Kementerian Perhubungan.

Pasca kunjungan kerja Komisi III DPRD Kalimantan Selatan ke Kementerian Perhubungan, anggota dewan membeberkan usulan peningkatan status Bandara Syamsudin Noor itu menjadi internasional.

“Alhamdulillah saat ini proses pelaksanaan sudah sampai tahap konsultasi akhir pada Menteri Perhubungan,” kata anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan, Riswandi Kamis (17/1) siang.

Baca Juga: Merugi, DPRD Minta Bank Kalsel Tarik Kantor Cabangnya di Jakarta

Dia memperkirakan status Internasional Bandara Syamsudin Noor akan terealisasi pada Oktober mendatang, atau paling lambat bulan November.

Dengan peningkatan status Bandara menjadi Internasional tentu membawa berkah tersendiri bagi masyarakat di Kalimantan Selatan.

Masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah Haji dan Umroh tidak perlu lagi transit di Jakarta atau di negara lain.

Sedangakan dari sisi yang lainnya, Kalimantan Selatan akan banyak kedatangan wisatawan dalam dan luar negeri.

Bandara terletak di Kabupaten Banjarbaru memiliki delapan maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Banjarmasin.

Tercatat 80 sampai 85 penerbangan per hari. Pergerakan penumpangnya rata-rata 9.700 per hari. Sementara, per tahun pergerakan penumpangnya mencapai 3,5 juta.

Adanya pengembangan bandara dengan nilai investasi Rp 2,3 triliun ini ditargetkan akan meningkat menjadi 6 juta hingga 7 juta penumpang per tahun.

“Jadi begitu status bandara jadi internasional, para pemangku kepentingan juga punya agenda yang siap menyambut kendatangan Investor,” sambungnya.

Sebagai pengingat, sampai akhir November lalu, Satuan Kerja Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor bergerak cepat mengejar target pembangunan.

Seiring penyelesaian proyek perluasan bandara milik Kalsel itu dilakukan, Angkasa Pura I optimis pengembangan bandara dapat selesai tepat waktu pada Oktober 2019 nanti.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Dunia Kembali Bangkit, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Restrukturisasi, Solusi Tepat Erick Thohir Selamatkan Jiwasraya
apahabar.com

Ekbis

H1 Ramadan, Harga Bawang Putih di Banjarmasin Makin Menggigit !

Ekbis

Pertamina Bantah LPG 3Kg di Kalimantan Selatan Langka
apahabar.com

Ekbis

BI Turunkan Bunga Acuan, Rupiah Menguat Tipis
apahabar.com

Ekbis

Kinerja Komoditas Batu Bara-CPO Menyedihkan
apahabar.com

Ekbis

2024, Konsumsi Listrik Ditarget Naik
apahabar.com

Ekbis

Presiden Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com