apahabar.com
Mendorong Program Cegah Lapor berbasis data. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Lembaga Kajian KeIslaman dan Kemasyarakatan (LK3) telah bekerja sama dengan YAPPIKA Action-aid dalam program Cegah Lapor dengan tujuan mendorong perbaikan kebijakan pelayanan publik melalui LAPOR SP4N.

“Tujuan dari program Cegah Lapor adalah pembuatan kebijakan berbasis bukti,” ucap Koordinator Program, Intan, Sabtu (19/1)

Menurutnya, program Cegah Lapor sangat baik. Tetapi, tak semua lapisan masyarakat memahami program Cegah Lapor tersebut. Lebih-lebih menggunakan aplikasi.
“Selain itu, kita dorong agar program lapor harus berbasis data,” ucapnya.

Baca Juga: Walau Terkikis Zaman, Pedagang Pasar Sentral Antasari Tetap Eksis

Berdasarkan paparan Intan, ada beberapa tujuan dari program tersebut, diantaranya, pertama meningkatkan kapasitas organisasi masyarakat sipil dan komunitas warga dalam memanfaatkan ruang partisipasi publik dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Kedua, meningkatkan kapasitas organisasi masyarakat sipil dan hukum dalam mengemas temuan-temuan persoalan dalam pelayanan publik menjadi tulisan jurnalistik.

“Selain itu, juga memperkuat kolaborasi antara organisasi masyarakat sipil komunitas warga dan Ombudsman dalam membantu penyelenggaraan pelayanan publik,” jelasnya.

Terdapat rencana kegiatan untuk mencapai tujuan itu, diantaranya akan dilaksanakan pengembangan analisa data untuk memproses data dan informasi dari kebijakan berbasis bukti.

Kedua, melakukan diskusi berbasis data terlapor mengenal masalah dilaporkan dan solusinya, serta mengadakan diskusi dengan multi-stakeholder mengenai  masalah dan solusi.

Baca Juga: Hindari Perpecahan Jelang Pemilu

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif