Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Pasangan Kumpul Kebo Diduga Terlibat Jaringan Prostitusi Online Ditangkap di Banjar

- Apahabar.com Jumat, 11 Januari 2019 - 22:24 WIB

Pasangan Kumpul Kebo Diduga Terlibat Jaringan Prostitusi Online Ditangkap di Banjar

Razia yang digeber pada Kamis (10/1) malam hingga Jumat (11/1) dini hari, berhasil mengamankan sedikitnya 14 muda mudi. apahabar.com/Reza

apahabar.com, MARTAPURA – Satuan Polisi Pamong Praja Banjar menggerebek sejumlah tempat yang terindikasi terlibat dalam aktifitas prostitusi online, masing-masing di indekos Jalan Taruna Praja, Hotel Ey-King dan Hotel Jalan Rahayu di Sungai Paring Martapura, Kabupaten Banjar.

Razia yang digeber pada Kamis (10/1) malam hingga Jumat (11/1) dini hari, berhasil mengamankan sedikitnya 14 muda mudi. Mereka kemudian diamankan menuju ke kantor Pol PP guna pendalaman.

“Yang terbukti satu pasangan yang melakukan kumpul kebo di tempat kost, dan dua perempuan yang diduga menggelar prostitusi online di Ey King Cafe dan Hotel Jalan Rahayu,” jelas Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Banjar Bahrudin, Jumat (11/1).

Baca Juga: Mengintip Geliat Prostitusi Online di Kota Banjarmasin (Bagian 1)

Bahrudin menuturkan, satu dari dua orang perempuan yang terbukti kuat terindikasi menawarkan jasa berhubungan intim via online diamankan di dalam salah satu hotel tersebut. Bahrudin mengatakan, salah satu dari dua perempuan tersebut pernah menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) oleh Pengadilan Negeri Martapura.

Mengenai razia, dia menuturkan, penertiban pertama dilakukan di sebuah indekos yang terletak di Jalan Taruna Praja Raya, Sungai Sipai Komplek Taman Citra Keraton Martapura.

Di tempat tersebut, pihaknya mendapati tujuh orang laki-laki dan perempuan yang terindikasi melanggar Perda 10/2007 tentang Ketertiban Sosial.

Setelah melakukan pendalaman hingga Jumat (11/1) pukul 06.00 Wita, 5 dari 7 orang yang didapati berkumpul dalam kosan yang berbeda-beda tersebut tidak dikenakan sanksi dan diperbolehkan pulang.

Sebab, kata dia, tidak terindikasi melakukan pelanggaran dan hanya dilakukan pendataan hingga diberikan surat pernyataan agar tidak mengulangi hal serupa.

“Penguatan keterangan indikasi tidak bersalah juga berdasarkan pengakuan yang bersangkutan serta Ketua RT, adapun beberapa orang lainnya yang didapati di dalam kos tersebut merupakan mahasiswa yang hanya singgah untuk bersantai di dalam kos-kosan,” ungkapnya. Sedangkan dua orang yang diduga kuat melakukan kumpul kebo akan dilakukan persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Martapura.

Reporter: Reza Rifani
Editor: Fariz

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Ayah dan Anak Kompak Edarkan Sabu
apahabar.com

Hukum

Gegara Ratusan Bungkus Rokok, Remaja Griya Permata Handil Bakti Digaruk Polsek Berangas Batola
apahabar.com

Hukum

Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Ungkap Kasus Peredaran Sabu Jumlah Besar
apahabar.com

Hukum

Kurang Materi, Berkas Perkara GM Dikembalikan Jaksa
apahabar.com

Hukum

Satreskrim Polsek Batang Alai Utara Tangkap Wanita Muda Jual Ribuan Obat Ilegal di HST
apahabar.com

Hukum

Hakim Cecar Awal Asmara Sisca Dewi dengan BS
apahabar.com

Hukum

Kisruh Pembongkaran Baliho, Polisi Periksa Eks Kasat Pol PP Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Lokasi Sidang Diananta Disoal, Jaksa Siap Tangkal Eksepsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com